3 Tips Minum saat Ramadhan

Ilustrasi minum air (Dodi/seantero.id)

Seantero.id, JAKARTA – Menjaga hidrasi selama bulan Ramadhan bukan terkait seberapa banyak gelas air yang diminum, tidak sedikit di antara kita yang keliru mengkomsumsi banyak air dengan anggapan agar badan segar saat menjalankan puasa.

Alih-alih membuat badan tetap segar saat menjalankan puasa di bulan Ramadhan, terlalu banyak minum air justru memicu perut kembung, rasa begah, hingga kepala menjadi pusing yang kemudian berpotensi mengganggu kekhusyuan ibadsh.

Saat waktu berbuka puasa tiba, tubuh membutuhkan proses adaptasi, bukan hanya banyaknya air untuk mengusir dahaga. Senior Clinical Nutritionsist dari Aster Hospitals, Aditi Prasad Apte. Menjelaskan bahwa perencanaan asupan air adalah pilar untuk menghindari kelelahan kronis dan sakit kepala selama Ramadhan.

Menurutnya, saat puasa Ramadhan, dibutuhkan pengelolaan hidrasi yang tepat untuk menghindari dehidrasi, kelelahan dan sakit pada kepala selama waktu iftar dan sahur.

Ia mengingatkan agar air tidak dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terkendali, khususnya saat bulan puasa tiba.

Berikut tips hidrasi yang disarankan dengan pola minum secara konsisten saat bulan Ramadhan.

1. Buka Puasa

Saat berbuka tiba, baik diawali dengan mengkonsumsi satu hingga dua gelas air putih hangat secara perlahan bersama beberapa butir kurma.

Air putih hangat dinilai lebih baik bagi lambung yang tengah dalam kondisi kosong daripada air es atau dingin yang justru dapat memicu kontraksi otot perut.

2. Masa transisi (buka puasa ke waktu sahur)

Di waktu tersebut baik untuk dapat meminum air sekitar 150 ml atau setengah gelas setiap 30 hingga 60 menit.

Pola tersebut dapat membantu sel tubuh menyerap cairan lebih efetif tanpa membuangnya langsung melalui urine.

3. Waktu Sahur

Mengkonsumsi air dua hingga tiga air putih di waktu tersebut menjadi investasi sebelum tubuh memasuki masa puasa di siang hari.

Selain diharapkan mengatur pola minum dengan baik saat berpuasa, penting juga menghindari minuman berkafein seperti teh pekat, soda, atau kopi, khususnya di waktu sahur.(Dd)

Share it:

Baca Juga