Seantero.id, JAKARTA – Beberapa daerah di Indonesia memiliki cara unik dalam menyambut Idul Fitri, tradisi lokal yang kaya budaya tersebut tidak sekedar bagian dari perayaan namun juga cara masyarakat setempat dalam menjaga warisan leluhur.
Beragam cara unik perayaan Idul Fitri tersebut menjadi daya tarik tersendiri, menunjukkan betapa beragamnya budaya di Tanah Air. Hingga mampu mengundang para wisatawan untuk datang berkunjung.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 5 tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri di beberapa wilayah di Tanah Air.
1. Gerebeg Syawal, di Yogyakarta
Tradisi unik menyambut lebaran tersebut telah berlangsung turun temurun dari Keraton Yogyakarta, dilaksanakan setiap tanggal 1 Syawal tahun Hijriyah.
Tradisi yang juga cukup banyak mencuri perhatian para wisatawan tersebut telah ada sejak abad ke-16, sebagai ungkapan rasa syukur keluarga keraton dan masyarakat atas berkah dan rizki yang didapat, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan.
Acara tersebut ditandai dengan arak-arakan tujuh gunungan, yang terdiri dari hasil bumi dan makanan khas daerah setempat.
Setiap gunungan yang dibuat memiliki makna tersendiri, mencerminkan kemakmuran, persatuan dan semangat kebersamaan.
2. Perang Topat, di Lombok
Tradisi unik di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut mencerminkan harmoni dan kerukunan antara umat Hindu dan Islam di wilayah tersebut.
Perang Topat atau Perang Ketupat merupakan tradisi melempar ketupat sebagai ungkapan penghormatan dan keberkahan.
3. Pawai Pegon, di Jember
Masyarakat Jember, Jawa Timur, menyambut lebaran dengan tradisi tersebut setiap hari ke-7 di bulan Syawal.
Masyarakat setempat menghiasi gerobak dengan janur kuning, yang kemudian ditarik oleh dua ekor sapi mengelilingi desa.
Gerobak yang telah dihias tersebut diisi dengan ketupat dan juga hasil bumi lainnya, yang melambangkan keberkahan.
4. Ngejot, di Bali
Dalam tradisi unik ini, masyarakat muslim di daerah tersebut saling berbagi makanan sebagai bentuk kerukunan umat beragama.
Adapun makanan yang dibagikan tersebut seperti opor ayam, ketupat, dan juga sajian tradisional lainnya.
5. Ronjok Sayak, di Bengkulu
Tradisi tersebut dilakukan dengan melakukan pembakaran batok kelapa yang ditumpuk hingga mencapai tinggi sekitar satu meter.
Ronjok Sayak digelar setiap tanggal 1 Syawal, yang telah berlangsung turun temurun selama ratusan tahun.
Demikian 5 tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri, di samping masih banyaknya tradisi lainnya di sejumlah wilyah di Indonesia.(Dd)









