Usai Viral Dinilai Arogan, Ajudan Gubernur Kaltim Ini Minta Maaf

Ajudan Gubernur Kaltim, Asky Rizal Toding (Instagram)

Seantero.id, KALTIM – Setelah video dirinya viral di media sosial karena diduga bersikap arogan, ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Masud, Asky Rizal Toding. Menyampaikan permohonan maafnya pada publik.

Ajudan Gubernur Kaltim tersebut  mendapat sorotan dari para netizen karena berselisih dengan aktivis GMNI, di pelataran Masjid Nurul Mukminin beberapa waktu lalu.

Dalam klarifikasinya, Asky Rizal Toding menyebut tindakan yang dilakukannya adalah spontan, dan murni inisiatif pribadi bukan arahan dari Gubernur.

“Saya menyadari bahwa tindakan saya tersebut adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta tidak ada pembenaran atas perbuatan saya,” ungkapnya.

Ia pun berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya yang dinilai arogan tersebut di masa yang akan datang.

“Sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan, dan berjanji tidak akan mengulangi kembali,” tuturnya.

Diketahui, insiden perlakuan tidak menyenangkan ajudan Gubernur Kaltim tersebut terjadi usai demonstrasi penanganan karhutla.

Peristiwa tersebut terjadi saat deretan mahasiswa tengah beristirahat menanti waktu shalat Maghrib, usai membubarkan barisan aksi demonstrasi sekitar pukul 18.00 WITA.

Salah seorang kader GMNI, Rossa Tri Rahmawati mengabadikan momen sambil bertanya alasan Gubernur tidak menemui para demonstran.

Mendadak seorang ajudan yang belakangan diketahui bernama Asky Rizal Toding, berupaya merebut ponsel milik Rossa hingga menarik suasana menjadi memanas.

Aksi saling dorong tidak terhindarkan tatkala ajudan Gubernur Kaltim tersebut mendatangi aktivis lainnya bernama Ridwan hingga berujung pada kontak fisik. (Dd)

Share it:

Baca Juga