Seantero.id, BALI – Setelah videonya yang terlibat adu mulut dengan pegawai SPBU viral di media sosial, Gubernur Bali I Wayan Koster akhinya menyampaikan klarifikasinya.
Gubernur Bali, I Wayan Koster. Menjelaskan insiden yang kemudian viral tersebut bermula saat dirinya melakukan kunjungan ke salah satu SPBU di daerahnya untuk memastikan kesepakatan dengan Pertamina terkait operasional SPBU selama 24 jam dijalankan.
“Karena keputusan kita dengan Pertamina adalah buka 24 jam, maka saya berkunjung,” kata I Wayan Koster mengawali penjelasannya saat Rapat Paripurna DPRD ke-56 di Gedung DPRD Bali, di Denpasar.
“Ternyata pas kunjungan itu nggak jalan, sementara yang antre banyak banget,” jelasnya.
Ia mengklaim sempat meminta agar SPBU tersebut segera buka, instruksinya sebenarnya ditunjukkan pada pimpinan SPBU tersebut bukan pegawai SPBU di lokasi tersebut yang kemudian terlibat cekcok dengannya.
“Orang saya ngomongnya sama si A, malah yang marah si B. Penggalan video itu viral lah,” sambungnya.
Meskipun demikian ia tidak menampik terpancing emosi di situasi tersebut, ia pun kemudian menyampaikan permohonan maafnya atas apa yang diucapkannya.
“Salah saya, itu marah saya, saya malah ikut marah itu,” sesalnya.
Koster mengaku kejadian yang terjadi di SPBU membuatnya terus kepikiran hingga ia pulang ke rumahnya.
Diketahui, insiden adu mulut Gubernur Bali I Wayan Koster dengan pegawai SPBU terjadi pada 14 Oktober 2026 lalu di jalan Diponegoro, dalam video yang viral, orang nomor 1 di Bali saat ini tersebut membentak dengan ucapan “diam kamu”, hingga kemudian apa yang disampaikannya tersebut mengundang komentar dari banyak netizen di media sosial. (Dd)









