Ubedilah Badrun

Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Akademisi Bebas Kritik Pemerintah, Kedepankan Etika daripada Pidana

Seantero.id, JAKARTA – Isu mengenai pelaporan sejumlah intelektual ke pihak berwajib tengah menjadi sorotan hangat di ruang publik. Menanggapi fenomena ini, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memberikan pernyataan tegas mengenai hak berpendapat. Menurutnya, dunia kampus memiliki ruang kebebasan yang harus tetap dijaga meski yang disampaikan adalah sebuah kritik pemerintah. Yusril menilai bahwa tindakan menyampaikan pendapat atau analisis kritis merupakan bagian dari tugas intelektual seorang akademisi. Ia menegaskan bahwa akademisi bebas mengkritik kebijakan ...