Seantero.id, JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai. Kembali menjadi sorotan publik tanah air, bertepatan dengan 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Berdasarkan survei Matriks Politik Indonesia yang dilakukan pada bulan Oktober 2026. Menteri HAM Natalius Pigai tercatat sebagai menteri dengan kinerja terburuk dalam masa 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Natalius Pigai berada di posisi pertama dengan penilaian negatif 82,6 persen. Mengukuhkannya sebagai Menteri Berkinerja Terburuk.
Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia, Supriyadi. Mengungkap juga nama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang menempati posisi kedua dalam daftar tersebut.
“Natalius Pigai dan Nusron Wahid mendapat penilaian sebagai Menteri Terburuk di jajaran Kabinet pada 2 tahun pemerintah Prabowo-Gibran,” ujar Supriyadi, 21 Oktober 2026.
Dalam data yang diperoleh, Nusron menempati posisi ke 2 dengan penilaian negatif 78,3 persen, disusul Menteri PU, Dody Hanggodo sebesar 75,2 persen.
Nama lainnya yang juga masuk dalam daftar hingga menjadi sorotan publik adalah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang belakangan merangkap jabatan di Kabinet Merah Putih tersebut.
Bahlil mendapat penilaian negatif 65,7 persen disusul dengan Menteri Permukiman Maruar Sirait 60,7 persen.
Supriyadi menjelaskan, salah satu alasan Natalius Pigai menjadi Menteri dengan kinerja terburuk karena sosok tersebut kerap menuai kontroversi sejak awal menjabat.
“Sejak awal menjabat, Natalius Pigai termasuk deretan menteri yang dinilai kontroversial dengan berbagai pernyataannya,” jelas Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia tersebut. (Dd)









