Seantero.id – Bukannya mencari jalan keluar dari masalah yang menghimpit pikirannya, seorang pria beristri di Samarinda justru melakukan tindakan tak layak ditiru yang memicu kehebohan, Senin (16/9/2024) sekira pukul 22.30 Wita.
Aksi nekat yang bertujuan hendak mengakhiri hidup itu dilakukan pria berinisial AW (23) di atas Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar), yang menghubungkan Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang.
Beruntung niat AW warga Jalan Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang itu dapat dicegah polisi yang mendapat laporan dari seorang ojol.
Aksi heroik mencegah AW terjun bebas dari atas jembatan itu direkam warga dengan kamera ponsel. Tampak polisi dari Satuan Polairud Polresta Samarinda dibantu beberapa warga menahan tubuh AW yang sempat memberontak.
Meski begitu AW dapat dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda untuk diamankan dan ditenangkan.
Kanit SPKT, Iptu Sugondo mewakili Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan, awal mulanya AW yang menumpang ojol hendak menuju kawasan Samarinda Seberang.
“Tetapi dia meminta ojol melintas di jalur mobil ketika berjalan di Jembatan Kembar,” ucap Sugondo, dikonfirmasi seantero.id, Selasa (17/9/2024).
Sesampainya di tengah jembatan AW meminta ojol berhenti. AW pun turun dan langsung memanjat pagar pembatas jembatan.
“Ojolnya bingung dan langsung mencari bantuan dengan melaporkan ke anggota Polairud,” kata Sugondo.
Ketika berada di kantor polisi, AW yang terlihat depresi kemudian dibujuk untuk menceritakan apa yang dialaminya.
“Katanya dipecat dari pekerjaan dan ada masalah dengan istrinya,” timpal Sugondo.
Setelah memberitahu keluarga AW, polisi kemudian mengantarkan AW pulang ke rumahnya sekaligus berpesan agar keluarganya dapat memperhatikan agar mencegahnya melakukan tindakan yang membahayakan tersebut.
“Mungkin tujuannya hanya mencari sensasi agar diperhatikan, tetapi tetap saja itu berbahaya,” kuncinya.(jos)









