Seantero.id, PURWAKARTA – Viral di media sosial, video tuan rumah dalam acara hajatan pernikahan menjadi korban sejumlah preman. Kejadian tersebut terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pada 4 April 2026, hingga menjadi sorotan banyak publik.
Video yang beredar viral tersebut turut dibagikan akun Instagram @ckpinfo hingga mengundang banyak komentar para netizen, tidak sedikit di antaranya yang mengecam aksi brutal para preman yang terlibat.
Tampak dalam video, seorang wanita berkebaya terlihat lemas, hingga harus digotong beramai-ramai. Ada juga terdengar suara tangis kencang dalam video tersebut, dan suasana kepanikan lainnya.
Dalam keterangannya, Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi. Mengatakan bahwa kejadian bermula dari keributan di lokasi hajatan.
Tuan rumah hajatan meninggal dunia pasca menjadi korban penganiayaan dari sekelompok preman di wilayah tersbut.
Adik korban, Wahyudin. Menjelaskan saat kejadian, sejumlah preman datang memaksa meminta uang ‘jatah’ sebesar Rp 500 ribu, setelah sebelumnya meminta uang Rp 100 ribu.
“Yang kedua minta Rp 500 ribu, kakak saya menolak,” ungkap Wahyudin.
“Setelah tidak dikasih, terjadi keributan, kakak saya dikeroyok tiga orang, saya juga sempat dikeroyok sekitar delapan orang,” tuturnya.
Karena tidak mendapatkan apa yang dimintanya, para preman tersebut tega menghabisi tuan rumah hajatan tersebut hingga meninggal.
Adapun perempuan yang histeris hingga pingsan yang ada dalam tayangan video viral tersebut adalah istri korban yang dianiaya hingga tewas oleh para preman.(Dd)









