Usai 25 Siswa Diduga Keracunan, Pihak SPPG Waru Bungkam Saat Dikonfirmasi

SPPG Waru. (Berby/Seantero)

Seantero.id, PENAJAM – Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Waru berbuntut sorotan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. Hingga Rabu (11/2/2026) sore, pihak pengelola belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan.

Insiden tersebut menimpa 24 siswa SDN 008 Waru dan satu pelajar SMA Negeri 2 Waru. Para siswa dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, sakit perut hingga sesak napas setelah menyantap menu tambahan MBG berupa puding.

Awak media mendatangi lokasi dapur SPPG Waru sekitar pukul 13.00 Wita untuk meminta klarifikasi. Namun hingga pukul 15.00 Wita, kepala SPPG Waru belum dapat ditemui.

Salah seorang petugas yang berada di luar gedung menyampaikan bahwa pihak yang berwenang sedang berada di dapur. Akan tetapi, ketika diminta menemui media, yang bersangkutan tidak muncul dan disebut telah menuju Puskesmas Waru.

“Kami tidak bisa menyampaikan apa-apa. Silakan langsung ke kepala SPPG,” ujar seorang petugas singkat.

Upaya konfirmasi juga diarahkan kepada tenaga ahli gizi yang disebut berada di dalam dapur umum. Namun permintaan agar yang bersangkutan menemui awak media tidak dipenuhi. Permintaan nomor kontak kepala SPPG pun tidak diberikan.

Situasi ini memunculkan kesan tertutup di tengah kebutuhan informasi publik terkait insiden yang melibatkan puluhan siswa tersebut.

Sementara itu, orang tua siswa berharap kejadian serupa tidak terulang. Herma, wali murid kelas VI SDN 008 Waru, meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

“Kasihan anak-anak kalau akhirnya jadi musibah. Harus ada evaluasi supaya tidak terulang lagi,” ujarnya saat mendampingi anaknya menjalani perawatan di Puskesmas Waru.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat program MBG baru berjalan kurang dari dua pekan di wilayah tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPPG Waru terkait dugaan penyebab insiden. (Bey)

Share it:

Baca Juga