Seantero.id, BANJARMASIN – Laga krusial menanti Persiba Balikpapan pada lanjutan pekan ke-25 Liga 2 Pegadaian Championship. Tim berjuluk Beruang Madu itu dijadwalkan menghadapi Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi momen penentuan bagi kedua tim dengan kepentingan yang bertolak belakang. Tuan rumah Barito Putera tengah berada di jalur perebutan tiket promosi ke Liga 1, sementara Persiba justru berjuang keras menjauh dari ancaman degradasi ke Liga 3.
Saat ini, Barito Putera bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 48 poin. Konsistensi di sisa pertandingan menjadi kunci bagi mereka untuk mengamankan tiket promosi. Di sisi lain, Persiba masih berkutat di papan bawah dan membutuhkan poin untuk keluar dari tekanan zona degradasi.
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, memastikan timnya datang dengan kesiapan maksimal meski berstatus sebagai tim tamu. Ia menyebut waktu persiapan selama empat hari dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pemain.
“Kita punya waktu empat hari jelang pertandingan melawan Barito Putera, dan persiapan tim berjalan cukup baik,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (17/4/2026).
Leonard menegaskan, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan hidup-mati bagi Persiba. Ia menyadari ambisi besar Barito Putera yang mengincar promosi, namun hal itu tak mengurangi tekad anak asuhnya untuk mencuri poin.
“Barito Putera tentu punya target ke Liga 1, sementara kita fokus bertahan di Liga 2. Itu yang membuat pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim,” jelasnya.
Ia pun menuntut para pemain tampil penuh determinasi sejak menit awal. Menurutnya, mental bertanding dan kerja keras akan menjadi kunci jika ingin membawa pulang hasil positif dari Banjarmasin.
“Saya minta pemain tampil fight, baik kandang maupun tandang. Kita tidak boleh kehilangan poin,” tegasnya.
Dalam persiapan terakhir, tim pelatih terus mengasah efektivitas serangan, termasuk memaksimalkan peluang dari bola mati. Selain itu, pola pertahanan dengan pendekatan man to man marking juga menjadi fokus evaluasi.
Persiba pun dipastikan tidak datang untuk sekadar bertahan. Leonard menegaskan timnya akan tetap bermain dengan skema yang telah disiapkan dan berupaya mencuri kemenangan.
“Kita akan coba tampil dengan permainan yang sudah direncanakan. Yang jelas, kita datang untuk meraih hasil maksimal,” pungkasnya. (Bey)









