Tragedi Mudik: Terjebak Macet 14 Jam di Jalintim Jambi-Palembang, Pemudik Asal Riau Kritis

Ilustrasi arus balik (ilustrasi)

Seantero.id, MUSI BANYUASIN – Kabar duka sekaligus peringatan bagi para pengguna jalan datang dari jalur mudik Sumatera. Akibat kelelahan hebat setelah terjebak macet 14 jam, seorang pemudik kritis dan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Insiden memilukan ini terjadi di tengah kepadatan arus kendaraan yang mengular di ruas Jalintim Jambi-Palembang.

Peristiwa tersebut tepatnya berlangsung di kawasan Pos Lantas Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (16/3/2026) pukul 19.00 WIB. Korban merupakan seorang pria paruh baya asal Riau yang sedang dalam perjalanan menuju Jakarta bersama keluarganya. Namun, kondisi fisiknya menurun drastis saat kendaraan yang ditumpanginya tak kunjung bergerak di tengah kemacetan panjang.

Seorang warga Jambi bernama Dani, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, menceritakan kepanikan keluarga korban. “Dalam kendaraan itu terdapat seorang pria paruh baya sepertinya, dia sedang mengalami sakit parah, yang kemudian diketahui akibat penyakit batuk berdarah,” kata Dani pada Selasa (17/3/2026). Ia menambahkan bahwa anak korban yang mengemudikan mobil tampak berusaha keras mencari pertolongan.

Kondisi jalan yang terkunci membuat upaya evakuasi menjadi sangat dramatis. “Mereka mau mudik, anaknya yang nyetir. Mungkin karena terlalu lama terjebak macet, sakitnya kambuh. Mereka akhirnya terus terobos, dan saya lihat itu sangat sulit karena kemacetan yang panjang,” ujar Dani menyayangkan situasi di lapangan.

Kepadatan di Jalintim Jambi-Palembang ini sebenarnya sudah terpantau sejak Minggu (15/3/2026). Beberapa faktor menjadi pemicu utama, mulai dari kecelakaan truk yang mengalami patah as, truk pengangkut besi yang terguling, hingga perilaku pengemudi yang nekat menyerobot jalur berlawanan. Hal inilah yang membuat antrean kendaraan semakin mengunci dan sulit terurai.

Guna mengantisipasi jatuhnya korban lain, Ditlantas Polda Jambi mengambil langkah tegas dengan menutup akses pemudik ke arah Palembang. Penyekatan dilakukan di beberapa titik strategis seperti Tol Muaro Sebapo, Tol Pijoan, dan perbatasan Jambi-Sumsel. Pihak berwenang kini mengarahkan para pemudik untuk beralih menggunakan jalur alternatif via lintas barat atau lintas tengah demi keamanan dan kenyamanan bersama. (Sen)

Share it:

Baca Juga