TKA Jadi Penentu Jalur Prestasi, Disdikpora Minta Semua Siswa Berpartisipasi

Siswa SDN 038 PPU menjelang TKA diberikan bimbingan belajar. (Berbi Ollan/Seantero)

Seantero.id, PENAJAM – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang sekolah dasar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan siap digelar. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU menegaskan pentingnya partisipasi seluruh siswa karena hasilnya akan berpengaruh pada peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan TKA menjadi salah satu indikator yang dapat menunjang jalur prestasi dalam sistem penerimaan peserta didik baru.

“Kalau siswa tidak mengikuti TKA, maka tidak memiliki nilai akademik dari tes tersebut. Ini tentu berpengaruh ketika ingin masuk melalui jalur prestasi,” ujarnya, Rabu (22/4).

Ia menjelaskan, secara regulasi pelaksanaan TKA memang dianjurkan untuk diikuti seluruh siswa. Bahkan, Disdikpora juga mendorong satuan pendidikan nonformal seperti PKBM agar turut serta.

“Kalau ke depan ingin melanjutkan pendidikan, setidaknya sudah punya nilai. Jadi sebaiknya diikuti,” katanya.

Kendati demikian, pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP sebelumnya telah berjalan lancar. Sementara untuk SD, dimulai pada Senin (20/4) kemarin hingga Kamis (23/4) dengan berbagai persiapan seperti simulasi, sarana, hingga perangkat pendukung telah disiapkan.

Di PPU, tercatat sebanyak 109 sekolah dasar yang mengikuti TKA. Pemerintah daerah juga memastikan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru masih berlaku, meskipun teknis pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut oleh bidang terkait.

Di sisi lain, pihak sekolah juga melakukan berbagai upaya untuk mempersiapkan siswa menghadapi TKA. Kepala SDN 038 PPU, Waluyoningsih, menyebut sekolahnya memberikan tambahan jam belajar serta pembahasan soal-soal literasi dan numerasi.

“Kami tambah jam belajar dan bimbingan. Anak-anak juga sudah mengikuti simulasi, jadi secara teknis sudah siap,” bebernya.

Namun demikian, ia mengakui tantangan terbesar ada pada kemampuan pemahaman soal, terutama pada materi berbasis cerita yang menuntut literasi dan penalaran siswa.

“Matematika sekarang banyak soal cerita. Anak-anak kadang kesulitan memahami maksud soal, apalagi minat membaca juga masih rendah,” jelasnya.

Meski begitu, pihak sekolah optimistis pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar. Seluruh siswa kelas VI di sekolah tersebut, sekitar 54 orang, dipastikan mengikuti ujian yang akan berlangsung selama dua hari dengan sistem beberapa sesi.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pelaksanaan TKA diharapkan tidak hanya menjadi evaluasi kemampuan akademik siswa, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara. (Bey)

Share it:

Baca Juga