Seantero.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya memperkuat kualitas layanan kesehatan dasar agar dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya tersebut difokuskan pada pembenahan sejumlah aspek krusial yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menyampaikan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan di daerah, yakni infrastruktur, operasional pelayanan, dan tata kelola administrasi.
“Tiga hal ini tidak bisa dipisahkan karena saling memengaruhi kualitas layanan kesehatan yang diterima masyarakat,” kata Tohar, Minggu (8/2).
Ia menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah yang harus dijalankan tanpa mempertimbangkan aspek keuntungan maupun kerugian. Menurutnya, negara harus tetap hadir dalam memberikan pelayanan dasar, termasuk di sektor kesehatan, dalam kondisi apa pun.
“Pelayanan dasar tidak boleh dihitung dari sisi untung-rugi. Pemerintah harus memastikan masyarakat tetap mendapatkan haknya,” tegasnya.
Tohar juga menilai bahwa pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya bergantung pada fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga pada sistem pengelolaan yang tertata dengan baik. Oleh karena itu, perbaikan tata kelola secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk meningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan.
Selain itu, Pemkab PPU telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami alur dan mekanisme pelayanan kesehatan, termasuk kemudahan akses ke fasilitas kesehatan yang tersedia.
“Koordinasi lintas sektor perlu terus ditingkatkan agar layanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Bey)









