Seantero.id, JAKARTA – Upaya maksimal dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama masa libur lebaran tahun ini berbuah manis. Strategi pengamanan mudik lebaran 2026 yang dikomandoi oleh Korps Lalu Lintas Polri mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kinerja Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, dinilai sangat memuaskan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada para pemudik di seluruh jalur utama.
Berkat dedikasi tersebut, Irjen Pol Agus Suryonugroho dianugerahi penghargaan bergengsi Presisi Award. Penghargaan ini diberikan oleh Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Penyerahan apresiasi ini berlangsung di Gedung NTMC Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/4/2026).
Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan, menjelaskan bahwa Kakorlantas Polri merupakan sosok kunci di balik kesuksesan pengaturan jalan raya tahun ini. “Saya menyampaikan apresiasi kepada Kakorlantas Polri sebagai ujung tombak dalam pengamanan operasi ketupat 2026 yang kemarin sudah berlangsung,” ujar Edi saat memberikan keterangan di Jakarta.
Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data riset, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepolisian mencapai angka yang sangat fantastis, yakni 94,3 persen. Penerapan skema lalu lintas yang dinamis, seperti sistem satu arah (one way) dan lawan arus (contraflow), terbukti ampuh mengurai kemacetan parah di titik-titik lelah.
“Kami mewakili masyarakat atas keberhasilan Polri dalam hal untuk mengamankan arus mudik dan arus balik kemarin. Hasil riset kami menunjukkan bahwa 94,3 persen menunjukkan kebijakan yang dilakukan oleh Korlantas Polri dalam mengatur dan mengendalikan arus mudik kemarin,” imbuh Edi.
Meskipun meraih Presisi Award, Lemkapi mengingatkan agar jajaran kepolisian tetap rendah hati dan terus melakukan evaluasi. Hal ini penting agar kualitas pelayanan pada tahun-tahun mendatang bisa semakin meningkat. “Kita harapkan apa yang sudah dilakukan, apa yang sudah capaian ini kita harapkan Polri tidak menjadi puas, tetapi terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga masyarakat terhadap Polri akan semakin baik,” pungkasnya.
Dengan hasil positif ini, pola pengamanan mudik tahun 2026 diharapkan menjadi standar baru bagi manajemen transportasi publik di masa depan demi mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia. (Sen)









