Seantero.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menyisakan kewajiban pembayaran utang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar sekitar Rp13 miliar. Utang tersebut merupakan bagian dari pinjaman jangka panjang yang digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir, menjelaskan bahwa sisa pinjaman tersebut tinggal satu triwulan pembayaran. Dana pinjaman sebelumnya dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur penunjang pembangunan di Benuo Taka.
“Utang Pemkab PPU ke PT SMI sekarang tersisa satu triwulan, nilainya sekitar Rp13 miliar,” ujar Muhajir, (26/1).
Ia menegaskan, meski pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, kewajiban pembayaran pinjaman tetap menjadi prioritas dan telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Pembayaran tetap kami anggarkan dalam APBD sebagai pengeluaran pembiayaan. Saat ini kami juga masih menunggu realisasi sisa kurang bayar transfer dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Muhajir mengungkapkan, Pemkab PPU pada 2018 lalu mengajukan pinjaman sebesar Rp348 miliar kepada PT SMI untuk pembangunan infrastruktur jalan dengan skema pengembalian selama delapan tahun. Pada tahun 2025, cicilan yang dibayarkan setiap tahunnya mencapai Rp55,6 miliar.
Menurutnya, skema pembayaran tersebut telah direncanakan sejak awal sehingga tidak membebani keuangan daerah secara signifikan.
“Karena sudah dihitung dan direncanakan dari awal, maka tidak terlalu berat. Setiap penyusunan APBD, anggaran pembayaran utang selalu kami perhitungkan dan wajib dialokasikan,” terangnya.
Sejumlah proyek strategis di Kabupaten PPU diketahui dibiayai dari pinjaman PT SMI tersebut. Di antaranya pembangunan Jalan Pelabuhan Benuo Taka, akses jalan Masjid Ar Rahman–Kawasan Industri Buluminung, akses jalan Masjid Al Ula–Pelabuhan Benuo Taka, jalan Riko menuju Gersik, Jalan Jumaiyah di Kelurahan Sungai Parit, akses jalan Kopi-Kopi, serta pembangunan tahap kedua akses jalan dari Kelurahan Riko menuju Jembatan Pulau Balang. (Bey)









