Seantero.id, JABAR – Media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampilkan ulah sejumlah siswa di salah satu SMA di Purwakarta yang dinilai tidak bersikap sopan terhadap gurunya.
Video berdurasi 29 detik tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @ayocaritaulagi, hingga kemudian beredar viral dan menjadi sorotan banyak pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Tampak dalam video viral tersebut beberapa siswi melakukan aksi yang dinilai tidak sopan dan cenderung provokatif, dengan mengacungkan jari tengahnya ke arah punggung guru. Sementara sejumlah siswa laki-laki melakukan gestur seolah ingin menyentuh kepala guru tersebut.
Dalam komentarnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengaku prihatin atas apa yang dilakukan sejumlah siswa terhadap gurunya tersebut.
“Saya cukup prihatin dengan peristiwa tersebut, dan kronologinya saya sudah mendengarkan paparan dari Dinas Pendidikan,” ujar Dedi, 18 April 2026.
Ia mengatakan mendapat informasi bahwa orang tua dari masing-masing siswa tersebut telah diminta datang ke sekolah atas apa yang telah dilakukan anak-anaknya.
“Berdasarkan informasi anak tersebut orang tuanya sudah dipanggil ke sekolah dan orang tuanya nangis merasa menyesal atas tindakan anaknya,” lanjutnya.
Pihak sekolah sendiri dengan tegas telah memberikan sanksi skorsing selama 19 hari pada siswa yang terlibat aksi yang dinilai telah merendahkan guru tersebut.
“Selanjutnya sekolah sudah memberikan skorsing selama 19 hari, anak itu mendapat bimbingan di rumah,” kata Dedi.
Terkait sanksi yang telah dijatuhkan pihak sekolah, Dedi menilai hukuman yang diberikan tersebut belum tentu menjadi solusi terbaik dalam membentuk karakter siswa.
Ia mengusulkan agar hukuman yang diberikan lebih edukatif dan dapat berdampak langsung pada perubahan perilaku siswa itu sendiri.
“Saya memberikan saran anak itu tidak diskorsing selama 19 hari, ini saran mudah-mudahan bisa digunakan. Tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari, dan membersihkan toilet,” tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.(Dd)









