Seantero.id, PENAJAM – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan perayaan Idulfitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang melibatkan berbagai instansi terkait.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alex Danantara, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta mitra kepolisian seperti Senkom dan Pramuka.
“Untuk Idulfitri ini kita menggelar Operasi Ketupat bersama unsur terkait, mulai dari TNI, BPBD, kesehatan serta mitra kepolisian seperti Perhubungan, Senkom dan Pramuka,” ujarnya, Kamis (19/3).
Dalam operasi tersebut, Polres PPU mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran.
Alex menjelaskan, terdapat tiga pos utama yang disiapkan, yakni Pos Pelayanan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pos Pengamanan di wilayah Riko atau simpang keluar Jembatan Pulau Balang, serta Pos Terpadu di Pelabuhan Feri Penajam.
Selain itu, pihaknya juga menyiagakan pos pengamanan di kawasan Tunan serta melakukan pengamanan di sejumlah lokasi wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.
“Kami juga menyiapkan pengamanan di sekitar 10 objek wisata yang ada di PPU dengan melibatkan personel gabungan bersama dinas terkait dan TNI,” katanya.
Secara keseluruhan, sebanyak 470 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan Operasi Ketupat tahun ini. Personel tersebut ditempatkan di berbagai titik keramaian dan fasilitas publik.
“Total gabungannya ada sekitar 470 personel yang akan melakukan pengamanan di terminal, pos pengamanan dan pos pelayanan, pasar, masjid atau lokasi salat Id, serta lokasi pariwisata termasuk kawasan IKN dan tol Pulau Balang,” jelas Alex.
Dengan pengamanan tersebut, diharapkan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten PPU dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Bey)









