Seantero.id, SURABAYA – Industri pertahanan dalam negeri terus menunjukkan taringnya di kancah internasional. Saat ini, fokus utama tertuju pada PT PAL Indonesia yang tengah melakukan akselerasi besar-besaran dalam proyek infrastruktur maritim. Pembangunan fasilitas Dermaga Kapal Selam yang berlokasi di Surabaya tersebut dilaporkan sudah hampir rampung dan memasuki tahap penyelesaian akhir.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari visi besar pemerintah untuk membangun kekuatan pertahanan laut yang Mandiri. Dengan adanya fasilitas yang mumpuni, Indonesia tidak hanya mampu melakukan perawatan, tetapi juga memproduksi alutsista bawah air sendiri tanpa harus bergantung pada teknologi asing sepenuhnya.
Pihak manajemen PT PAL menegaskan bahwa setiap detail pembangunan dilakukan dengan sangat teliti. “Sejalan dengan komitmen penguatan alutsista nasional, pembangunan fasilitas dermaga kapal selam di PT PAL terus diakselerasi. Seluruh proses pengerjaan mengikuti standar serta mengutamakan quality dan safety guna menjamin kesiapan kapal selam hasil karya anak bangsa siap beroperasi,” demikian keterangan manajemen kepada Republika di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Selain fokus pada fisik bangunan, penguatan sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Melalui program khusus, para ahli teknik lokal dilatih untuk menguasai teknologi rumit pembuatan kapal selam. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan transparan dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tegas pihak manajemen.
Pembangunan ini juga mencakup aspek teknis krusial lainnya yang menjadi syarat utama produksi. “Qualification section sendiri dirancang sebagai uji kemampuan nyata bagi para engineer PT PAL untuk memastikan kesiapan memasuki fase produksi kapal selam secara mandiri,” jelas manajemen lebih lanjut pada kesempatan yang sama.
Kehadiran dermaga ini nantinya akan menjadi fondasi kuat bagi kedaulatan maritim Indonesia. Dengan fasilitas yang terintegrasi, efisiensi operasional TNI Angkatan Laut diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
“Saat ini, seluruh kegiatan masih berfokus pada penyelesaian rangkaian qualification section juga persiapan fasilitas pendukung lainnya yang menjadi fondasi penting dalam memastikan kesiapan industri nasional untuk membangun kapal selam secara mandiri di masa depan,” ucap manajemen menutup penjelasannya.
Proyek ambisius ini diharapkan selesai tepat waktu sehingga Indonesia bisa segera memulai era baru sebagai produsen kapal selam terkemuka di kawasan Asia Tenggara. (Sen)









