Seantero.id, JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto. Berkomunikasi dengan Putra Mahkota yang juga Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (Pangeran MBS) melalui sambungan telepon.
Presiden Prabowo berbincang via telepon dengan Pangeran MBS membahas konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Informasi komunikasi Prabowo dengan Pangeran MBS tersebut disampaikan dalam akun X Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, 12 Maret 2026.
“Yang Mulia meninjau melalui telepon dengan Presiden Indonesia perkembangan eskalasi militer di kawasan dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas regional dan internasional,” ungkapnya.
Dalam komunikasi tersebut, presiden menyerukan untuk penghentian tindakan militer di kawasan Timur Tengah, di tengah aksi saling serangan Amerika Serikat dan Israel menghadapi Iran.
Pada Putra Mahkota Arab Saudi tersebut presiden menyinggung tentang efek yang dapat timbul jika kawasan Timur Tengah terus begejolak.
“Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitas kawasan,” lanjutnya.
Diketahui, hingga saat ini perang antara Iran menghadapi Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut. Pasca tewasnya Ayatollah Ali Khamenei akhir Februari lalu, Iran telah melakukan serangan ke sejumlah negara-negara Teluk.
Teranyar, Iran melancarkan serangan ke dua kapal tenker minyak di perairan Irak. Terkait hal tersebut Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke dua kapal tersebut.
Sebelum berkomunikasi dengan Pangeran MBS, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyatakan kesiapannya untuk dapat berangkat ke Teheran untuk menjadi juru damai di tengah ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.(Dd)









