Presiden Prabowo Sudah 50 Kali ke Luar Negeri, Mantan Menlu RI Sampaikan Kritik

Mantan Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal (Instagram: @dinopattidjalal)

Seantero.id, JAKARTA – Cukup seringnya Presiden Prabowo berkunjung ke luar negeri mendapat banyak sorotan publik di Tanah Air, termasuk mantan Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal.

Melalui akun Instagramnya, mantan Menteri Luar Negeri tersebut mengkritik terkait kerapnya Prabowo berkunjung ke luar negeri, dibandingkan Presiden RI sebelumnya.

Dino mengatakan, sebagai sahabat lama Prabowo, serta mewakili komunitas hubungan internasional dan rakyat Indonesia, ia merasa perlu menyampaikan kritik tersebut.

Dino melihat, dari beberapa pemimpin dunia, Prabowo menjadi kepala negara yang kerap melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Semenjak jadi presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri. Dan tidak heran kalau ada yang beranggapan bahwa ini tidak lazim dan di luar batas kewajaran,” kritiknya.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan presiden bersama rombongan ke luar negeri tentunya akan memakan biaya yang tidak sedikit, bahkan akan sangat besar.

“Satu perjalanan ke luar negeri bisa keluar puluhan bahkan ratusan miliar,” tuturnya.

Mantan menteri tersebut kemudian memberikan saran pada presiden agar dapat memanfaatkan fasilitas video call, Zoom call atau telepon daripada harus bolak-balik ke luar negeri, hingga dapat mengirit biaya.

“Jadi dengan satu video call yang bernilai Rp 0, negara praktis dapat menghemat ratusan miliar dari perjalanan ke luar negeri, dan hasilnya dari segi subtansi juga kurang lebih sama,” jelas Dino.

Diketahui, hingga bulan Mei 2026 ini, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan 50 kali perjalanan ke luar negeri setelah dilantik pada 2024 lalu.(Dd)

Share it:

Baca Juga