Pimpinan MPR Dorong Sinergi Transisi Energi di Universitas, Siapkan SDM Unggul untuk Industri Hijau

Wakil Ketua MPR RI daru Fraksi PAN Eddy Soeparno (mpr.go.id))

Seantero.id, MEDAN – Langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kini mulai menyasar sektor pendidikan tinggi. Pimpinan MPR RI secara aktif mengajak civitas academica di berbagai universitas untuk mengambil peran nyata dalam menyukseskan program transisi energi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan geopolitik global yang kian dinamis.

Dalam agenda bertajuk MPR Goes to Campus yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, fokus utama pembahasan adalah mengenai percepatan energi terbarukan. Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, menekankan bahwa dukungan dari sektor akademis akan menjadi fondasi kuat bagi kebijakan pemerintah, terutama dalam mencapai target energi surya 100 GW dan elektrifikasi transportasi.

“Sebagai respons atas situasi geopolitik saat ini, komitmen Presiden Prabowo rasanya perlu didukung semua pihak baik dukungan politik di parlemen maupun dukungan dari civitas academica dalam hal ini universitas,” kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4/2026). Kedatangan beliau disambut langsung oleh Rektor UMSU, Prof. Agussani, beserta jajaran dekanat di Medan.

Eddy menegaskan bahwa transisi energi bukan sekadar isu lingkungan, melainkan instrumen penting untuk ketahanan nasional. Dengan beralih ke sumber energi domestik, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah dan LPG. “Di antara upaya mewujudkan ketahanan energi itu adalah mempercepat elektrifikasi dan transisi energi untuk mengurangi secara signifikan ketergantungan kita terhadap impor energi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eddy menyoroti pentingnya penyiapan tenaga kerja yang kompeten. Kampus diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap terjun ke industri hijau melalui skema link and match antara kurikulum dan kebutuhan lapangan. Hal ini bertujuan agar lapangan kerja baru yang tercipta nantinya bisa dinikmati oleh anak bangsa sendiri.

“Kenapa saya menginisiasi program MPR Goes to Campus ini karena saya meyakini harus ada jembatan antara riset-riset kampus sebagai basis ilmiah kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” jelas Eddy. Ia berharap hasil riset dari universitas dapat menjadi input berharga bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran demi meningkatkan kapasitas produksi industri dalam negeri secara signifikan. (Sen)

Share it:

Baca Juga