Seantero.id, KARAWANG – Menjelang dimulainya arus mudik lebaran 2026, PT Pertamina (Persero) bergerak cepat guna menjamin kenyamanan para pengendara. Salah satu fokus utama pengawasan adalah SPBU KM 57 yang terletak di Tol Jakarta–Cikampek (Japek). Mengingat lokasinya yang strategis sebagai titik lelah dan pengisian bahan bakar utama, kepastian pasokan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Langkah nyata ditunjukkan oleh Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, yang melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas tersebut. Peninjauan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan personel serta ketahanan pasokan energi di jalur krusial. Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menegaskan bahwa distribusi energi harus berjalan tanpa kendala sedikit pun.
“Saya turun langsung ke lapangan hari ini untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi. Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU KM 57 ini adalah titik vital, maka ketersediaan stok BBM dan kecepatan pelayanan di sini menjadi prioritas utama,” tegas Mochamad Iriawan saat berada di SPBU Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek pada Senin (9/3/2026) malam.
Selain memastikan kuantitas bahan bakar, aspek keselamatan kerja dan lingkungan atau HSSE juga menjadi sorotan tajam. Iriawan mengingatkan bahwa meskipun volume kendaraan meningkat drastis selama mudik lebaran 2026, standar keamanan tetap nomor satu.
“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dengan senyuman, namun saya instruksikan dengan tegas agar aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi untuk masalah keselamatan di tengah kepadatan arus nanti,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa manajemen telah menyiapkan skema matang untuk mengurai kemacetan di area pengisian. Kehadiran pimpinan tertinggi di lapangan dinilai mampu meningkatkan motivasi para pekerja garda terdepan.
“Kehadiran Komisaris Utama yang turun langsung melakukan peninjauan ini memberikan semangat tambahan bagi petugas di lapangan, sekaligus memastikan pengawasan berjalan ketat agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman,” ujar Muhammad Baron.
Ia juga merinci berbagai fasilitas ekstra yang disiagakan selama masa libur panjang tersebut. “Mulai dari layanan Pertamina Delivery Service (pesan antar BBM), mobil tangki kantong (SPBU Kantong), hingga penempatan SPBU modular di titik-titik strategi untuk memecah kepadatan,” pungkasnya. (Sen)









