Perkuat Keamanan Maritim, Menhan RI Temui Menhan Jepang Bahas Kerja Sama Strategis

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. (Kemenhan RI)

Seantero.id, JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus bergerak aktif dalam memperkuat kedaulatan negara melalui jalur diplomasi internasional. Terbaru, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan penting ke Negeri Sakura untuk melakukan pertemuan bilateral. Agenda utama dalam kunjungan ini adalah mempererat hubungan serta mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi di bidang pertahanan antara kedua negara di kawasan Asia.

Pertemuan tersebut menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan, terutama di sektor kelautan. Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin membahas kerja sama bidang pertahanan dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi, pada Jumat (17/4/2026) di Tokyo. Pertemuan tingkat tinggi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan dinas luar negeri Sjafrie setelah sebelumnya ia mengunjungi markas besar pertahanan Amerika Serikat di Pentagon.

Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus pembicaraan antara kedua menteri tersebut. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu (18/4/2026), memaparkan garis besar hasil diskusi tersebut.

“Secara umum yang dibahas adalah penguatan kerja sama pertahanan Indonesia–Jepang, khususnya di bidang maritim, serta komitmen kedua pihak untuk terus mendorong kerja sama yang saling menguntungkan sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing negara,” kata Rico kepada media.

Meski detail teknis mengenai alutsista atau program latihan bersama belum dirinci secara terbuka, Rico memastikan bahwa kesepakatan yang tengah disusun ini akan memberikan dampak positif bagi pertahanan nasional. Fokus pada sektor maritim menjadi sangat relevan mengingat kedua negara merupakan negara kepulauan yang memiliki kepentingan besar terhadap keamanan jalur laut.

Selain membahas aspek teknis, pertemuan ini juga memiliki makna simbolis dalam hubungan diplomatik. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah konkret yang menguntungkan kedua belah pihak. “Pertemuan itu juga menjadi bagian dari komunikasi strategis kedua negara untuk menindaklanjuti peluang kerja sama pertahanan ke depan,” tambah Rico.

Dengan adanya pertemuan antara Menhan RI dan Menhan Jepang ini, hubungan bilateral Indonesia-Jepang diprediksi akan semakin solid. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang konsisten dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif demi terciptanya perdamaian dan keamanan global yang lebih stabil. (Sen)

Share it:

Baca Juga