Seantero.id, JAKARTA – Kabar yang ditunggu-tunggu oleh para perantau akhirnya tiba. Program Mudik Gratis 2026 yang diinisiasi oleh jajaran perusahaan BUMN resmi dibuka mulai hari ini, Kamis (12/2/2026). Inisiatif besar ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin merayakan momen lebaran di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tentu saja tanpa biaya transportasi.
Pemerintah melalui Badan Pengelola (BP) BUMN memastikan bahwa skala program tahun ini sangat masif guna mengakomodasi tingginya antusiasme warga. Melalui koordinasi yang matang, berbagai moda transportasi telah disiapkan untuk mengantar penumpang ke berbagai kota tujuan di seluruh Indonesia.
Dalam pengumuman resminya di Jakarta, pihak otoritas memberikan rincian mengenai kolaborasi antarinstansi ini. “Program ini dikoordinasikan oleh Jasa Raharja dan didukung 96 BUMN serta anak perusahaan BUMN, dengan target 100 ribu pemudik,” tulis BP BUMN melalui akun Instagram resmi @lifeatbpbumn pada Kamis (12/2/2026). Angka ini menunjukkan peningkatan komitmen perusahaan negara dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat saat arus mudik.
Bagi masyarakat yang berminat, proses registrasi kini dilakukan sepenuhnya secara digital guna mempermudah akses dan menjaga transparansi. Peserta diharapkan segera menyiapkan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga sebelum melakukan proses pendaftaran di kanal-kanal resmi yang telah disediakan.
Mengenai mekanisme teknisnya, pihak penyelenggara menekankan bahwa tidak ada pusat pendaftaran tunggal. “Pendaftaran melalui platform/website masing-masing BUMN dan anak perusahaan,” imbuh BP BUMN dalam pernyataannya di Jakarta. Hal ini dilakukan agar beban trafik pendaftaran terbagi merata ke setiap situs perusahaan yang terlibat, seperti KAI, Damri, hingga Pelni.
Dukungan penuh juga datang dari berbagai perusahaan di bawah naungan BUMN, salah satunya adalah Bio Farma. Perusahaan farmasi plat merah ini mengajak publik untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, ke moda transportasi massal yang disediakan pemerintah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program ini guna menciptakan perjalanan mudik yang lebih nyaman, aman, dan selamat,” kata Kepala Divisi TJSL, HSE, Aset, dan Umum Bio Farma, Hidayat Setiadji, dalam pernyataan resminya di Bandung pada Kamis (12/2/2026).
Dengan adanya kuota 100 ribu orang, diharapkan beban kemacetan di jalan raya dapat berkurang signifikan. Pastikan Anda terus memantau akun media sosial resmi kementerian dan perusahaan terkait agar tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai sisa kuota dan jadwal keberangkatan. Mari wujudkan lebaran yang penuh berkah melalui perjalanan yang aman dalam program Mudik Gratis 2026. (Sen)









