Seantero.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 yang akan diperingati pada 11 Maret mendatang. Logo tersebut menjadi simbol perjalanan daerah sekaligus menggambarkan nilai dan semangat pembangunan di Benuo Taka.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda PPU, Nicko Herlambang, menjelaskan bahwa peringatan HUT PPU tahun ini mengusung tema “Harmonisasi Dalam Kolaborasi.”
Menurutnya, tema tersebut menggambarkan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan daerah, baik antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan, maupun antara kepentingan masyarakat lokal dan pendatang.
“Harmoni menekankan keselarasan berbagai unsur, seperti pembangunan dengan kelestarian alam, serta perpaduan antara tradisi dan modernitas,” ujar Nicko, Senin (9/3).
Ia menambahkan, konsep kolaborasi dalam tema tersebut menegaskan bahwa harmoni hanya dapat terwujud melalui kerja sama berbagai pihak. Pemerintah, sektor swasta, masyarakat, hingga lembaga adat diharapkan dapat bersinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Logo HUT ke-24 ini juga memuat berbagai elemen khas yang merepresentasikan identitas daerah. Salah satunya adalah ilustrasi Jembatan Pulau Balang yang kini menjadi ikon baru wilayah PPU.
Jembatan tersebut melintasi Teluk Balikpapan dan menjadi penghubung penting antara PPU dan Balikpapan. Infrastruktur itu juga memperkuat konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, terdapat simbol rusa sambar yang selama ini dikenal sebagai maskot Kabupaten Penajam Paser Utara. Hewan endemik tersebut melambangkan ketangguhan, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan.
Elemen lain yang turut ditampilkan dalam logo adalah ombak berwarna biru yang menggambarkan karakter PPU sebagai wilayah pesisir dengan garis pantai panjang yang menghadap langsung ke Selat Makassar dan Teluk Balikpapan.
Tak hanya itu, siluet padi dan jagung juga dimasukkan dalam desain logo sebagai representasi PPU sebagai salah satu daerah penopang lumbung pangan di Kalimantan Timur, khususnya dalam mendukung kebutuhan kawasan IKN.
Sementara jalur emas dalam desain logo dimaknai sebagai simbol kemajuan dan gerbang menuju masa depan Indonesia Emas 2045.
“Angka 24 yang ditampilkan dalam logo menandakan usia Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun ini,” tutup Nicko.
Logo tersebut nantinya akan digunakan dalam berbagai kegiatan dan rangkaian acara peringatan HUT Kabupaten PPU ke-24, sekaligus menjadi identitas visual yang diharapkan dapat memperkuat rasa kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya. (Bey)









