Seantero.id, PASER – Pemerintah Kabupaten Paser terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah melanjutkan kerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang sebelumnya telah diberikan kepada 30 putra-putri Paser untuk menempuh pendidikan di bidang pariwisata. Program tersebut mencakup pembiayaan pendidikan hingga kebutuhan penunjang lainnya.
Bupati Paser, Fahmi Fadli, menyampaikan bahwa ke depan pemerintah daerah akan memperluas kolaborasi guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia sekaligus sektor pariwisata secara menyeluruh.
Salah satu rencana besar yang tengah disiapkan adalah pendirian kampus Akademi Pariwisata (Akpar) di Paser.
“Kami mewacanakan pendirian kampus pariwisata di daerah sebagai upaya mencetak SDM unggul yang siap bersaing di sektor ini,” ujarnya saat kunjungan ke Bandung.
Tak hanya fokus pada pendidikan, Pemkab Paser juga mulai menggarap potensi sport tourism atau wisata olahraga. Upaya ini sekaligus mendukung kesiapan daerah sebagai tuan rumah Porprov Kaltim VIII 2026.
Persiapan tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan, seperti asesmen dan standardisasi katering serta akomodasi bagi atlet dan tamu. Selain itu, konsep integrasi layanan rumah sakit dan hotel juga disiapkan sebagai bagian dari medical support hospitality untuk menjamin kenyamanan wisatawan.
Di sisi lain, penguatan identitas daerah juga dilakukan melalui penyusunan buku kuliner khas Paser sebagai strategi promosi berbasis potensi lokal.
Pengembangan destinasi wisata pun terus didorong, salah satunya melalui pengelolaan kawasan Sultan Hill sebagai destinasi sport tourism berbasis paralayang. Selain itu, konsep educational trip berbasis agrowisata di wilayah penghasil buah juga tengah dirancang.
Pemkab Paser juga berupaya meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, termasuk olahan kepiting, melalui pelatihan, standardisasi, dan pendampingan bagi pelaku UMKM.
Untuk mendukung keberlanjutan program, kuota Beasiswa Utusan Daerah direncanakan akan ditambah pada 2026, khususnya untuk jurusan perhotelan dan usaha rekreasi.
Fahmi Fadli turut menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus atas kontribusinya dalam mencetak generasi muda Paser di bidang pariwisata.
“Kami berharap para mahasiswa bisa menjadi agen perubahan bagi kemajuan sektor pariwisata di daerah,” tutupnya. (Bey)









