Musda II LPAP PPU Bergulir, Empat Nama Muncul sebagai Calon Ketua

Wabup PPU, Abdul Waris Muin bersama LPAP. (Prokopim PPU)

Seantero.id, PENAJAM – Laskar Pertahanan Adat Paser (LPAP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II yang dirangkai dengan agenda pemilihan ketua dan kepengurusan baru. Forum yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten PPU itu diikuti perwakilan anggota dari sejumlah kecamatan, Kamis (12/2/2026).

Ketua Umum LPAP Kalimantan Timur, Noviandra, menyampaikan bahwa Musda kali ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur kelembagaan di tingkat kabupaten.

“Musda ini yang kedua sejak LPAP berdiri pada 2013. Ini bagian dari pembenahan internal agar organisasi semakin tertata,” ujarnya.

Dalam proses pemilihan, muncul empat kandidat yang berasal dari Kecamatan Babulu, Sepaku, Penajam, dan Waru. Hingga agenda berlangsung, mekanisme musyawarah mufakat masih diupayakan sebagai jalan utama dalam menentukan pucuk pimpinan.

“Ada empat calon, arahnya kita tetap musyawarah mufakat,” kata Noviandra.

Ia juga menegaskan bahwa LPAP telah mengantongi legalitas resmi berupa Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Dalam Negeri melalui bidang politik dan pemerintahan umum. Untuk administrasi di daerah, penerbitan difasilitasi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Legalitas kami melalui Kemendagri karena kegiatan LPAP bergerak di bidang sosial dan budaya,” jelasnya.

Menurutnya, pilihan jalur Kemendagri dilakukan karena menyesuaikan dengan karakter dan fokus kegiatan organisasi yang menitikberatkan pada pelestarian adat serta penguatan nilai budaya Paser.

Dari sisi keanggotaan, LPAP PPU saat ini memiliki sekitar 400 anggota yang tercatat melalui Kartu Tanda Anggota (KTA). Sementara secara keseluruhan di tingkat Kalimantan Timur, jumlah anggota diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang.

Musda II diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang solid dan mampu memperkuat peran LPAP dalam menjaga identitas adat Paser di tengah dinamika pembangunan daerah. (Bey)

Share it:

Baca Juga