Muscab PKB Blitar Raya: Cucun Tekankan Pentingnya Jaga Nilai-Nilai Tradisi dan Adaptif Terhadap Zaman

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Cucun Ahmad Syamsurijal. (fraksipkb.com)

Seantero.id, BLITAR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperkuat mesin organisasinya menyongsong kontestasi politik masa depan. Melalui gelaran Muscab PKB se-Blitar Raya, partai berlambang bola dunia ini menegaskan komitmennya untuk tetap relevan bagi masyarakat lintas generasi. Agenda ini menjadi momentum krusial untuk mengonsolidasi kekuatan kader di tingkat akar rumput hingga pengambil kebijakan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, hadir mewakili Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar. Kehadirannya membawa pesan mendalam mengenai jati diri partai yang tidak boleh lepas dari akarnya, namun harus tetap lincah bergerak mengikuti arus modernisasi. Strategi ini dianggap kunci utama agar partai tetap dicintai oleh konstituen setianya sekaligus menarik minat pemilih muda.

Cucun mengingatkan seluruh kader untuk menanamkan sikap “merawat akar, menyapa zaman” saat membuka musyawarah tersebut. “Pesan ketua umum jelas, kita harus menanamkan sikap ‘merawat akar, menyapa zaman’. PKB harus tetap kuat berpijak pada nilai-nilai tradisi dan basis konstituen, namun di saat yang sama harus adaptif dan progresif menjawab tantangan zaman yang kian berubah dengan sangat cepat,” ujar Cucun dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu (29/3/2026).

Lebih lanjut, DPP PKB menetapkan target ambisius bagi wilayah Blitar. Dengan melihat rekam jejak prestasi sebelumnya, partai optimis bisa mendominasi perolehan suara pada pemilu mendatang. “Muscab ini bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan ajang evaluasi dan penyusunan strategi agar PKB semakin solid dan mampu menjawab harapan masyarakat kapan pun dan di mana pun,” tegasnya di hadapan para peserta.

Acara yang berlangsung khidmat di Blitar ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, seperti Ketua Harian DPW PKB Jatim Thoriqul Haq hingga perwakilan dari berbagai organisasi otonom Nahdlatul Ulama. Kehadiran lintas unsur, mulai dari Forkopimda hingga perwakilan partai politik lain, menunjukkan posisi tawar PKB yang strategis dalam membangun kolaborasi daerah. Melalui Muscab PKB ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin cabang yang mampu mengejawantahkan visi besar partai di tengah dinamika sosial yang dinamis. (Sen)

Share it:

Baca Juga