Seantero.id, TANGERANG – Pemerintah Indonesia memberikan perhatian ekstra terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Di tengah situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa negara hadir untuk menjamin keamanan para tamu Allah. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.
Langkah antisipatif ini diambil menyusul eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel yang menjadi sorotan dunia. Sebagai pimpinan lembaga baru yang mengelola urusan haji, Irfan menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak internasional terus diperkuat demi keselamatan jemaah.
Saat melepas keberangkatan kloter pertama embarkasi Cipondoh di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu, 22 April 2026, Irfan mengungkapkan tantangan yang dihadapi. “Namun kita juga tidak menutup mata bahwa perjalanan ini berlangsung di tengah dinamika global, termasuk meningkatnya konflik di Timur Tengah. Situasi ini tentu menghadirkan kekhawatiran baik bagi pemerintah maupun bagi keluarga yang melepas,” ujarnya di hadapan 391 jemaah.
Politikus Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa perlindungan bagi warga negara adalah mandat langsung dari Presiden. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus agar aspek keamanan tidak boleh dikesampingkan sedikit pun. “Itu adalah permintaan dari Presiden yang menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama,” ucap Irfan menjelaskan arahan Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Menteri Haji meminta agar para jemaah tidak perlu merasa cemas secara berlebihan. Pemerintah telah menyiapkan skema mitigasi dan terus berkomunikasi dengan otoritas penerbangan serta keamanan di Arab Saudi. Harapannya, jemaah bisa beribadah dengan khusyuk dan menyerahkan urusan teknis keamanan kepada petugas yang berwenang.
“Bagi jemaah yang sabar, yang penuh keikhlasan dan semangat, karena haji bukan hanya hubungan kita dengan Allah, tetapi juga hubungan bagaimana kita dengan sesama manusia,” pungkas Irfan di Tangerang. Dengan pelepasan kloter perdana ini, musim haji resmi dimulai dengan harapan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat. (Sen)









