Seantero.id, JAKARTA – Momen Libur Imlek 2026 ternyata membawa berkah tersendiri bagi destinasi wisata favorit warga ibu kota. Taman Margasatwa Ragunan mencatatkan lonjakan drastis jumlah pelancong yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Udara segar dan biaya tiket yang ramah di kantong menjadikan kebun binatang ini sebagai primadona selama perayaan Tahun Baru China tersebut.
Antusiasme masyarakat tahun ini benar-benar di luar dugaan pengelola. Sejak pagi hari, antrean kendaraan sudah mengular di pintu masuk, menunjukkan betapa rindunya warga akan ruang terbuka hijau di tengah hiruk-pikuk Jakarta. Kehadiran berbagai satwa ikonik serta fasilitas yang semakin tertata rapi menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah.
Lonjakan angka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen. Berdasarkan data resmi, jumlah orang yang datang selama periode libur panjang tersebut sukses melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. Hal ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi di sektor pariwisata luar ruangan.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, memberikan rincian data yang cukup signifikan mengenai tren kunjungan selama beberapa hari terakhir. Ia menyebutkan bahwa puncak keramaian terjadi tepat di tengah periode libur tersebut.
“Sebanyak 58.025 wisatawan mengunjungi Ragunan pada libur Imlek,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang di Jakarta, Rabu (18/2/2026). Secara rinci, kunjungan tertinggi terjadi pada Minggu (15/2) dengan 24.233 orang. Pada Sabtu (14/2) tercatat 12.758 pengunjung, kemudian Senin (16/2) sebanyak 4.674 orang, dan Selasa (17/2) mencapai 16.360 orang.
Meski sempat ada penurunan jumlah pada hari Senin karena merupakan hari kerja bagi sebagian orang, angka tersebut kembali meroket pada hari Selasa yang bertepatan dengan hari libur nasional. Manajemen Ragunan mengapresiasi kesadaran pengunjung yang tetap menjaga kebersihan selama berwisata di sana.
Ke depannya, pihak pengelola berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan keamanan agar setiap momen liburan tetap berkesan bagi masyarakat. Keberhasilan mencapai target di Libur Imlek kali ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk angka kunjungan pada libur panjang berikutnya. (Sen)









