Seantero.id, BALIKPAPAN – Laga kandang terakhir musim 2025/2026 menjadi momen krusial bagi Persiba Balikpapan. Tim berjuluk Beruang Madu itu dijadwalkan menjamu PSS Sleman dalam lanjutan Grup B pekan ke-26 Liga 2 Pegadaian Championship di Stadion Batakan, Minggu (26/4/2026) pukul 20.00 Wita.
Pertandingan ini bukan sekadar laga penutup di kandang, tetapi juga menjadi penentu nasib Persiba untuk tetap bertahan di Liga 2 musim depan. Tiga poin menjadi target mutlak yang diusung tim tuan rumah demi menjaga peluang keluar dari zona play-off degradasi.
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menegaskan kesiapan anak asuhnya menghadapi pertandingan penting tersebut. Ia menyebut tim memiliki waktu yang cukup untuk pemulihan kondisi fisik usai menjalani laga sebelumnya.
“Kami punya waktu yang cukup untuk recovery, dan itu dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi PSS,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Selain fokus pada kebugaran, Persiba juga terus mengasah efektivitas serangan, terutama dalam penyelesaian akhir yang menjadi perhatian utama. Di sisi lain, organisasi pertahanan juga diperkuat, termasuk penerapan man to man marking guna meredam agresivitas lawan.
Leonard mengaku tim pelatih telah melakukan analisis mendalam terhadap permainan PSS Sleman. Ia berharap para pemain mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan dan tampil disiplin sepanjang pertandingan.
“Kami sudah mempelajari cara bermain PSS. Harapannya pemain bisa menjalankan tugas dengan baik dan menutup laga kandang ini dengan kemenangan,” tegasnya.
Saat ini, Persiba masih tertahan di zona play-off degradasi dengan raihan 18 poin. Mereka terpaut lima poin dari tim di zona aman, sehingga kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga asa bertahan di Liga 2.
Dukungan suporter di Stadion Batakan pun diharapkan menjadi suntikan semangat tambahan bagi Persiba untuk menutup musim kandang dengan hasil manis. (Bey)









