Seantero.id, MAJALENGKA – Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh pemandangan unik di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung. Sebuah bangunan SD yang tampak menua berdiri berdampingan dengan fasilitas modern. Bangunan tua bercat kusam dengan dinding yang mulai mengelupas tampak berdiri di tepi jalan raya Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.
Coretan vandalisme memenuhi sebagian tembok depannya, sementara garis-garis retakan terlihat membelah dinding bangunan sekolah yang sudah menua itu. Di depannya, zebra cross membentang tepat menghadap gerbang sekolah. Namun pemandangan mencolok justru terlihat di sisi bangunan tersebut, berdiri sebuah fasilitas dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan cat biru-putih yang masih tampak baru, bersih, dan modern.
Kontras dua bangunan berdampingan itu pun menjadi perhatian warga dan viral di media sosial. Bangunan yang menjadi sorotan tersebut adalah SDN II Gandawesi. Banyak warganet menilai kondisi sekolah tampak memprihatinkan dibanding fasilitas dapur MBG yang terlihat jauh lebih layak dan baru.
Menanggapi hal itu, Kepala SDN II Gandawesi, Nina Sophia, memilih melihat persoalan tersebut dari sisi positif. Menurutnya, kondisi fisik sekolah memang terlihat jomplang karena berada tepat di sebelah gedung baru. “Saya ambil sisi positifnya saja. Mungkin karena berdampingan dengan bangunan yang terlihat baru dan bagus, jadi perbandingannya cukup mencolok,” kata Nina pada Selasa (14/4/2026) di Majalengka.
Nina menjelaskan bahwa pengajuan renovasi sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, sebelum libur Lebaran lalu, tim dinas terkait sudah datang untuk melakukan pengukuran pada tiga ruang kelas yang rusak. “Sudah ada perhatian dari dinas. Tinggal tindak lanjutnya saja. Saya baru di sini, tapi proses pengajuan sudah berjalan sebelumnya,” tambahnya.
Kabar baiknya, bantuan tidak hanya datang dari daerah, tetapi juga pusat. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan sekolah ini masuk skala prioritas tahun 2026. “Kami terus berusaha jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka agar langkung sae,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).
Pemerintah daerah optimis sarana pendidikan di wilayahnya akan segera membaik. “Alhamdulillah kita dapat program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang dialokasikan tahun 2026. Ini merupakan langkah konkret Bapak Bupati dalam peningkatan sarana pendidikan,” pungkas Umar. Dengan adanya rencana perbaikan ini, diharapkan para siswa SD tersebut segera mendapatkan ruang belajar yang senyaman fasilitas dapur MBG di sebelahnya. (Sen)









