Kepulangan Jenazah Praka Farizal ke Kulon Progo Diperkirakan Tiba pada Jumat Mendatang

Prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda (IM), Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. (instagram farizalrmdn17)

Seantero.id, KULON PROGO – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga besar TNI di wilayah Yogyakarta. Proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon, prajurit kebanggaan bangsa yang gugur saat menjalankan tugas mulia di Lebanon Selatan, terus diupayakan secara maksimal. Kabar terbaru menyebutkan bahwa almarhum diperkirakan akan segera sampai di tanah kelahiran untuk peristirahatan terakhirnya.

Rencananya, mendiang akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Dusun Ledok, Kelurahan Sidorejo, Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Pihak keluarga dan kerabat dekat telah berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir sembari menunggu kepastian jadwal kedatangan dari otoritas terkait. Meskipun situasi di zona konflik cukup dinamis, koordinasi intensif terus dilakukan demi kelancaran proses ini.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, estimasi kedatangan jenazah dijadwalkan pada akhir pekan ini. “Jenazah Praka Farizal Rhomadhon, anggota TNI yang gugur di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3) tiba di rumah duka Dusun Ledok, Kelurahan Sidorejo, Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diperkirakan pada Jumat (3/4),” lapor sumber di lapangan.

Paman almarhum, Sumijan, menyampaikan bahwa informasi ini didapat langsung dari atasan keponakannya. “Kabar terakhir dari komandan itu mengatakan jenazah akan datang hari Jumat,” kata Sumijan di rumah duka Kulon Progo pada Rabu (1/4/2026). Namun, ia juga menambahkan bahwa kondisi keamanan di Lebanon yang belum stabil menjadi tantangan tersendiri. “Namun itu perkiraan, belum ada kepastian. Kendalanya karena situasi, kan kemarin yang mau mengambil jenazah saja kena,” ungkapnya sedih.

Di mata keluarga, Praka Farizal adalah sosok anak penurut, disiplin, dan pekerja keras. Kenangan terakhir bersama almarhum terjadi sesaat sebelum peristiwa nahas itu menimpanya. “(Sebelum gugur) Tidak ada pesan apa apa, bahkan sore sebelum berita kematian itu, masih bicara melalui telepon,” kenang Sumijan.

Dukungan moral juga datang dari pemerintah daerah setempat. Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin, turut hadir memberikan belasungkawa. “Informasi terakhir yang diterima, jenazah diperkirakan akan sampai ke Kulon Progo DIY pada hari Jumat (3/4). Namun juga masih menunggu proses di sana, karena kondisi di Lebanon juga sedang tidak baik baik saja. Bandara di sana ditutup, ini juga masih dilakukan komunikasi berkaitan dengan percepatan kepulangan,” ujar Aris di Kulon Progo pada Rabu (1/4/2026). (Sen)

Share it:

Baca Juga