Seantero.id, BALIKPAPAN – Hasil seri 3-3 saat menghadapi Barito Putera pada pekan ke-25 Grup B Liga 2 Indonesia di Banjarmasin menjadi modal penting bagi skuad Persiba Balikpapan menatap dua laga terakhir musim ini.
Meski hanya meraih satu poin di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, tambahan tersebut memberi napas bagi tim berjuluk Beruang Madu yang masih berada di peringkat kesembilan dan masuk zona playoff degradasi.
Kapten Persiba, Abdul Rahman, menilai hasil tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi laga-laga krusial ke depan.
“Semoga hasil dari melawan Barito Putera bisa jadi modal dan kebangkitan kami, dan percaya diri kami untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Dua laga sisa Persiba akan menjadi penentu nasib mereka musim ini. Tim asuhan Leonard Tupamahu dijadwalkan menjamu PSS Sleman di Stadion Batakan, sebelum melakoni laga tandang melawan Deltras Sidoarjo.
“Kami fokus persiapan untuk pertandingan berikutnya,” tambah Rachman.
Ia pun optimistis Persiba mampu meraih hasil maksimal dari dua laga tersebut dan keluar dari zona playoff degradasi, sehingga tetap bertahan di Liga 2 musim depan.
“Saya masih yakin bahwa kami bisa lolos degradasi tanpa jalur playoff,” tegasnya.
Saat ini, Persiba mengoleksi 18 poin dan masih tertahan di peringkat kesembilan. Mereka terpaut poin dari tim di zona aman, termasuk PSIS Semarang yang berada di atasnya.
Apabila gagal meraih hasil positif, Persiba harus menjalani laga playoff melawan tim peringkat sembilan Grup A. Sementara itu, Sriwijaya FC dan Persipal Palu telah dipastikan terdegradasi ke Liga 3. (Bey)









