Seantero.id, PENAJAM – Warga RT 03 Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, diselimuti rasa haru dan bangga saat Jembatan Merah Putih resmi difungsikan, Jumat pagi (24/4/2026). Infrastruktur yang telah lama dinantikan itu kini menjadi akses penting yang mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Peresmian jembatan dimulai sekitar pukul 09.00 Wita dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kompol Awan Kurnianto. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Sejumlah pejabat Polres PPU, unsur pemerintah kecamatan, serta masyarakat turut hadir menyaksikan momen tersebut.
Jembatan dengan panjang sekitar 25 meter dan lebar 4 meter itu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang sebelumnya dihadapi warga. Kini, jalur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, terutama nelayan yang bergantung pada akses yang aman dan memadai.
Kasat Polairud Polres PPU, AKP Abiayantoro, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan telah rampung sepenuhnya dengan peningkatan kualitas pada berbagai bagian. Mulai dari penggantian tiang penyangga, penguatan struktur, hingga penggunaan kayu ulin pada lantai jembatan agar lebih kokoh dan tahan lama.
“Jembatan ini sudah layak digunakan. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik sekaligus ikut menjaga keberlangsungannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Apresiasi datang dari Kepala Desa Babulu Laut, Saudi, yang menilai pembangunan jembatan tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu aktivitas harian warga, termasuk dalam menunjang kegiatan ekonomi.
Hal senada disampaikan Camat Babulu, Yayu Eka Pratiwi. Ia menyebut pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat setempat.
“Ini bentuk kepedulian yang nyata. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut ke depan,” katanya.
Dalam sambutannya, Wakapolres PPU menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera. Ia juga mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat bersama.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya akses jembatan secara resmi. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban hingga selesai sekitar pukul 10.15 Wita.
Kini, Jembatan Merah Putih tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri yang dirasakan hingga ke tingkat desa. (Bey)









