Seantero.id, ARAB SAUDI – Di musim haji tahun 2026 ini, Marsiyah, sosok perempuan lanjut usia, warga Dusun Bogo, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Menjadi sorotan publik, ia tercatat sebagai jemaah yang turut menuaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Berdasarkan laporan Arab News, 30 Mei 2026, di usianya yang ke 104, Marsiyah tercatat sebagai jemaah haji tertua di seluruh dunia pada musim haji 1447 Hijriah ini.
Marsiyah lahir pada 1 Juli 1921 berangkat menjalankan ibadah haji didampingi putrinya, Muidah, yang berusia 67 tahun.
Kehadirannya di Tanah Suci mencuri perhatian banyak pihak, karena usianya melewati umur umumnya para jemaah yang melaksanakan ibadah Rukun Islam ke 5, terlebih ibadah tersebut yang memerlukan kondisi fisik yang kuat.
Perempuan lanjut usia tersebut masih mampu untuk berjalan, meskipun kerap menggunakan kursi roda selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kloter 112 Embarkasi Surabaya, Abiswatun Nadhiroh. Dalam keterangannya mengatakan bahwa Marsyiah dalam keadaan sehat dan siap mengikuti rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Meski banyak menggunakan kursi roda untuk berjalan, namun Marsiyah memastikan bahwa dirinya dalam kondisi siap secara fisik dan mental.
“Saya tidak pernah sakit,” ujar Marsiyah saat ditanya terkait kesehatannya.
Ia juga mengaku tetap dalam kondisi sehat saat menjalankan ibadah puncak, wukuf di Arafah, yang menjadi rangkaian ibadah yang cukup menguras fisik.
Ia merasa senang dapat melewati pucak ibadah haji dengan tetap dalam kondisi baik di usianya yang tidak muda lagi saat ini.
“Alhamdulillah, atiku merem (hatiku senang),” kata Marsiyah pada Media Center Haji.(Dd)









