Insiden Tembok Roboh di SMPN 182 Jaksel, Polisi Usut Dugaan Kelalaian Fasilitas Umum

Tembok SMPN 182 Jaksel (Antara Foto)

Seantero.id, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari lingkungan pendidikan di Jakarta Selatan. Sebuah insiden tembok roboh terjadi di area SMPN 182 Jaksel yang memicu perhatian serius dari pihak berwajib. Saat ini, aparat polisi tengah bergerak melakukan investigasi mendalam guna mencari tahu penyebab pasti runtuhnya struktur pembatas bangunan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Peristiwa yang menimpa fasilitas pendidikan di kawasan Pancoran ini sempat menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar dan orang tua murid. Beruntung, dalam musibah tersebut, dipastikan tidak ada orang yang berada di lokasi saat reruntuhan jatuh. Lokasi tembok yang bersebelahan langsung dengan pemukiman warga membuat proses penanganan menjadi prioritas utama pihak kepolisian.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, memberikan keterangan terkait perkembangan penyelidikan di lapangan. Ia membenarkan bahwa pihaknya sedang mendalami apakah ada unsur kurangnya pengawasan atau perawatan terhadap bangunan tersebut.

“Betul (dugaan kelalaiannya) sementara masih dalam penyelidikan,” kata Mansur, kepada wartawan, Senin (17/2/2026).

Fakta menarik terungkap dalam pemeriksaan awal, di mana kondisi fisik pagar tersebut ternyata memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sebelum benar-benar ambruk. Warga di lingkungan sekitar dikabarkan sudah sempat memberikan peringatan tertulis kepada pihak terkait.

“Memang awalnya pagar tersebut sudah miring dan audah di berikan surat pemberitahuan dari lingkungan,” terang Mansur. Ia pun menegaskan bahwa meskipun kerusakan materil cukup terlihat, keamanan nyawa tetap menjadi hal yang paling disyukuri. “Saat kejadian namun tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Polisi berharap kejadian ini menjadi evaluasi besar bagi pengelola fasilitas publik, terutama di area sekolah yang padat aktivitas. Kompol Mansur menekankan pentingnya faktor keamanan bagi warga yang rumahnya berbatasan langsung dengan area sekolah.

“Artinya ini kan fasilitas umum yang jadi korban, jadi biar tidak terulang lagi, karena ini kan tempat rumahnya bersebelahan dengan sekolahan. Jadi supaya mereka harus lebih berhati-hati, oh faktornya ada di sini toh, supaya tidak terulang lagi,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur saat dihubungi, Senin (16/2/2026).

Langkah selanjutnya, polisi akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan dinas terkait untuk memastikan sisa bangunan yang masih berdiri dalam kondisi stabil. Upaya sterilisasi di sekitar lokasi SMPN 182 Jaksel juga dilakukan untuk mencegah potensi bahaya susulan akibat struktur tembok roboh yang belum dibersihkan sepenuhnya. (Sen)

Share it:

Baca Juga