Imbau Tidak Gunakan Seng Sebagai Atap Rumah, Prabowo: Kalau Perlu Pakai Ijuk

Presiden Prabowo (YouTube: Sekretariat Presiden)

Seantero.id, SEMARANG – Saat acara peresmian Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, 30 Juli 2026. Presiden Prabowo kembali menyinggung bahan atap rumah yang dinilai layak.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Prabowo menyebut bahwa atap rumah berbahan seng atau asbes dianggap tidak baik untuk penghuninya, karena berisiko mengganggu kesehatan seperti potensi penyakit paru-paru.

“Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari, padahal dia nggak ngerokok, darimana? Dari karat, dari asbes dan macam-macam kimiawi,” ujar Presiden Prabowo.

Sosok orang nomor satu di Indonesia saat ini tersebut menyarankan agar atap rumah dapat menggunakan genteng, ijuk atau rumbai yang menjadi karakteristik asli rumah Indonesia.

“Aslinya bangsa Indonesia tidak memakai seng, kalau perlu kita kembali pakai ijuk kembali, pakai rumbai, kalau tidak kita harus cari (alternatif),” kata presiden.

“Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok, genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng,” sambungnya.

Selain sebagai upaya mencegah penyakit, menggunakan atap berbahan seng atau asbes menurutnya dinilai membuat penampilan rumah kurang begitu baik, terlebih sengnya yang berkarat.

Sebelumnya, presiden pernah melontarkan gerakan gentengisasi, dengan harapan atap rumah warga di Indonesia dapat menggunakan genteng yang terbuat dari tanah agar memperindah estetika.

“Saya ingin semua atap di Indonesia pakai genteng, jadi nanti proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” tegas Presiden Prabowo di acara Rakornas Pemerinta Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang turut ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, 2 Februari 2026 lalu. (Dd)

Share it:

Baca Juga