Hari Lahir Pancasila, Kapolres PPU Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila di Lingkungan Polres PPU. (Ist)

Seantero.id, PENAJAM – Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres PPU, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Kapolres Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Makna dari lahirnya Pancasila adalah lebih jauh tentang pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Andreas menyebut Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi pedoman bagi Indonesia dalam berkontribusi menciptakan perdamaian dunia.

“Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, ini adalah momentum untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Andreas.

Menurutnya, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“Nilai persatuan, kemanusiaan, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam membangun diplomasi serta menjembatani berbagai perbedaan di tingkat global,” jelasnya.

Ia juga menyoroti peran Indonesia dalam berbagai upaya perdamaian dunia, mulai dari pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik, hingga konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas.

Kapolres mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan.

“Pancasila jangan hanya menjadi tulisan di buku sejarah atau hiasan di dinding kantor. Nilai-nilainya harus hidup dalam tindakan, perilaku, dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, Polres PPU menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Bey)

Share it:

Baca Juga