Gubernur Kaltim Resmikan Ramadan Fest, Dorong PPU Berkembang Bersama IKN

by

redaksi

Gubernur Kaltim Resmikan Ramadan Fest, Dorong PPU Berkembang Bersama IKN
BERAKSELERASI. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud memberi sambutan dalam pembukaan Ramadan Fest HUT ke 23 PPU di Kompleks Islamic Center, Penajam, Rabu (13/3/2025). Foto : fal/seantero.id

Seantero.id – PENAJAM – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, meresmikan Ramadan Fest yang digelar di Kompleks Islamic Center, Kelurahan Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (13/3/2025). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi PPU ke-23 dan berlangsung hingga 16 Maret.

Sebanyak 260 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut meramaikan festival ini dengan menawarkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Rudy menekankan bahwa PPU harus mampu mengikuti pesatnya perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan pusat pemerintahan baru, PPU diharapkan dapat berakselerasi agar sejajar dengan kemajuan yang terjadi di wilayah IKN.

“PPU harus bisa menyesuaikan diri dan berkembang pesat karena IKN ada di sini. Daerah ini memiliki potensi besar untuk maju, bahkan bisa setara dengan kota-kota modern lainnya,” ujar Rudy, Kamis (13/3/2025).

Gubernur Kaltim Resmikan Ramadan Fest, Dorong PPU Berkembang Bersama IKN
RESMI DIMULAI. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dan Wagub, Seno Aji beserta Bupati PPU, Mudyat Noor dan jajaran pemerintah PPU memukul kentongan sebagai pertanda diresmikannya Ramadan Fest, Rabu (13/3/2025). Foto : fal/seantero.id

Dia menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen mendukung percepatan pembangunan di PPU agar daerah ini dapat tumbuh seiring dengan perkembangan IKN.

Di sisi lain, Bupati PPU Mudyat Noor menjelaskan bahwa Ramadan Fest tahun ini diselenggarakan dengan konsep yang lebih sederhana dibandingkan perayaan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mempertimbangkan suasana bulan suci Ramadan yang penuh makna bagi umat Muslim.

“Kami ingin peringatan HUT PPU ke-23 tetap bermakna tanpa menghilangkan esensi Ramadan,” tuturnya.

Mudyat berharap kepemimpinan baru di tingkat provinsi maupun kabupaten dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di PPU. Sebagai bagian dari wilayah IKN, menurutnya, PPU memerlukan arahan dan dukungan konkret agar dapat berkembang secara optimal.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi, kami optimistis PPU bisa lebih maju dan mendapat manfaat besar dari keberadaan IKN,” pungkas Mudyat.(fal/adv)

Share it:

Baca Juga