Korban Tewas Akibat Gempa di Venezuela Diprediksi Mencapai 100 Ribu Orang

Gempa bumi di Venezuela (X @patriciajaniot)

Seantero.id, Venezuela – Gempa bumi dahsyat beruntun magnitudo 7,2 dan 7,5 di Venezuela pada 24 Juni 2026, menjadi guncangan terkuat sejak tahun 1900.

Survei Geologis Amerika Serikat (USGS) memperkirakan korban tewas akibat dua gempa berkekuatan besar di Venezuela tersebut dapat mencapai 10 ribu hingga 100 ribu orang.

“Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas,” ungkap USGS.

Hingga saat ini korban yang ditemukan tewas terus bertambah, saksi mata melaporkan bangunan yang runtuh, dan jumlah korban luka terus meningkat.

Dua guncangan dahsyat tersebut telah meruntuhkan sangat banyak bangunan, dan membuat orang-orang panik berhamburan ke jalanan khawatir disusul terjadinya tsunami.

Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez. Menyebut gempa tersebut menyebabkan kerusakan di beberapa negara bagian, ia mengatakan guncangan gempa juga menyebabkan kerusakan parah di bandara utama negara tersebut, yakni Bandara Internasional Simon Bolivar, hingga terpaksa dilakukan penutupan.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 melanda sekitar 160 km sebelah barat Caracas, Venezuela, Amerika Serikat. Kurang satu menit kemudian diikuti gempa lebih besar dari sebelumnya, magnitudo 7,5. Pada Rabu malam (24/6/2026), menjadi sorotan berbagai negara termasuk Indonesia.(Dd)

Share it:

Baca Juga