Gandeng Generasi Muda, PPU Cetak Petani Mandiri Lewat Brigade Pangan

by

redaksi

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai membangun fondasi regenerasi pertanian dengan menggandeng generasi muda lewat program Brigade Pangan (BP). Tak sekadar mengajak, mereka dilibatkan langsung dalam pelatihan, pengelolaan alat pertanian, hingga manajemen keuangan usaha tani.

Program ini kini dijalankan di 29 Brigade Pangan yang tersebar di berbagai wilayah PPU, dengan rata-rata keanggotaan sekitar 15 orang, sebagian di antaranya anak muda. Pemerintah berharap, mereka menjadi cikal bakal petani masa depan yang tangguh dan mandiri.

“Di PPU ada 29 Brigade Pangan, anggotanya rata-rata 15 orang aktif, di dalamnya sebagian anak-anak muda. Mereka kita siapkan jadi petani masa depan,” ujar Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto.

Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi ketergantungan petani terhadap bantuan pemerintah. Meskipun saat ini operasional BP masih dibiayai pemerintah daerah, ke depan kelompok ini ditargetkan mampu berjalan secara independen.

“Apalagi anak muda kan banyak inovasinya, harapannya nanti mereka bisa jalan sendiri,” katanya.

Tak hanya fokus pada produksi, Brigade Pangan juga dirancang menjadi ruang belajar bagi generasi muda. Mereka dikenalkan pada sistem kerja kolektif, pelatihan teknis, dan pengelolaan usaha pertanian berbasis kelompok.

Andi menegaskan bahwa keberadaan petani milenial sangat penting untuk memperkuat sektor pertanian daerah yang modern dan berkelanjutan. Jika pola ini berhasil, maka dalam waktu dekat akan lahir kelompok petani baru yang tidak lagi tergantung pada intervensi pemerintah.

“Kalau sudah mandiri, petani enggak perlu bingung lagi soal alat atau pengelolaan. Semuanya akan diatur dalam BP,” tutup Andi. (Adv/Diskominfo PPU)

Share it:

Baca Juga