Empat Putaran Tersisa, Persiba Wajib Menang demi Hindari Degradasi

Asisten pelatih Persiba, Gunawan Dwi Cahyo saat konferensi pers sebelum laga dengan Kendal Tornado FC, Minggu (12/4/2026) malam. (Ist)

Seantero.id, SOLO – Persiba Balikpapan menghadapi ujian berat saat menantang Kendal Tornado FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Minggu (12/4/2026) malam. Laga ini menjadi penentuan nasib bagi tim berjuluk Beruang Madu untuk tetap bertahan di kasta kedua.

Saat ini, Persiba masih berada di peringkat kesembilan Grup 2 dengan 17 poin. Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga peluang keluar dari zona rawan degradasi sekaligus menyamai raihan poin PSIS Semarang yang berada satu tingkat di atas.

Situasi makin menantang karena Persiba harus tampil tanpa pelatih kepala Leonard Tupamahu yang absen akibat sanksi akumulasi kartu. Meski demikian, tim tetap optimistis bisa tampil maksimal di bawah arahan asisten pelatih.

Asisten pelatih Gunawan Dwi Cahyo memastikan kondisi pemain dalam keadaan prima. Ia menegaskan bahwa persiapan selama sepekan terakhir difokuskan pada pemantapan strategi untuk menghadapi tekanan tuan rumah.

“Kondisi pemain sangat baik dan siap bertanding. Kami berharap semua bisa disiplin menjalankan instruksi dan berjuang maksimal demi kemenangan,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan pemain Persiba, Muhammad Isfandyar. Ia menilai laga ini sangat krusial sehingga seluruh pemain bertekad tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin.

Di sisi lain, Kendal Tornado FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim tuan rumah saat ini berada di posisi keempat klasemen dengan 41 poin dan tengah memburu tiket promosi. Pelatih Stefan Keeltjes berharap anak asuhnya mampu tampil lepas di depan pendukung sendiri setelah sebelumnya menelan kekalahan.

Dengan kepentingan berbeda di klasemen, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Persiba mengusung misi bertahan di kompetisi, sementara tuan rumah membidik posisi lebih aman di jalur promosi.

Sebelumnya, saat tampil di kandang melawan Persipura Jayapura, Beruang Madu harus mengakui keunggulan lawan setelah kebobolan gol tunggal di menit-menit akhir dengan skor 0-1. Kekalahan itu menjadi alarm keras bagi klub kebanggaan warga Balikpapan untuk segera bangkit dan keluar dari tekanan di Liga 2. (Bey)

Share it:

Baca Juga