Seantero.id, PASER – Tim SAR gabungan bersama masyarakat akhirnya berhasil menemukan Fitriadi, pria berusia 34 tahun yang hilang saat menyeberangi Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, pada Rabu (11/2) lalu. Korban ditemukan sejauh 500 meter dari lokasi awal tenggelam.
Kapolsek Batu Sopang, IPTU Agus Fahrur Rozi, menjelaskan bahwa, korban tenggelam tersebut yakni Fitriadi merupakan pendulang emas tradisional yang rutin melakukan aktivitas mencari emas di aliran sungai tersebut.
“Korban terjatuh saat menyeberangi sungai bersama seorang saksi. Beruntung tim SAR gabungan dan masyarakat setempat segera melakukan pencarian,” ujar Agus, Sabtu (14/2).
Pencarian berlangsung sejak korban dilaporkan hilang dan melibatkan berbagai pihak. Selain Polsek Batu Sopang dan Koramil Batu Sopang, pencarian juga dibantu Pol Airud Polres Paser, TNI AL, BPBD Paser, serta ratusan warga yang bergotong-royong menyisir sungai dan sekitarnya.
“Masyarakat setempat menyebut kondisi Sungai Kandilo cukup deras pada musim ini, sehingga pencarian menjadi tantangan tersendiri, ” katanya.
Setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke Puskesmas Batu Sopang untuk dilakukan visum luar. Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan medis lanjutan atau autopsi dan menyatakan tidak akan menempuh proses hukum terkait kejadian ini.
Kasus ini menjadi pengingat bagi pendulang emas dan warga sekitar tentang risiko tinggi menyeberangi sungai dan pentingnya langkah keselamatan.
Aparat kepolisian dan aparat desa setempat berencana melakukan sosialisasi lebih intensif mengenai keselamatan di sungai, terutama bagi warga yang melakukan aktivitas sehari-hari di sekitar Sungai Kandilo.
“Kami selalu mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan atau arus deras,” ujarnya. (*)









