DPR Jamin Penyelenggaraan Haji 2026 Aman dari Dampak Konflik Timur Tengah, Jemaah Diminta Tetap Tenang

Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania (nasdemdprri.id)

Seantero.id, JAKARTA – Kabar baik datang bagi para calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memastikan bahwa situasi konflik yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah tidak akan mengganggu jalannya ibadah haji. Kepastian ini didapat setelah tim pengawas melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh kesiapan fasilitas dan keamanan bagi warga negara Indonesia di Arab Saudi.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, menegaskan bahwa koordinasi dengan otoritas terkait terus diperkuat untuk menjamin keselamatan jemaah. “Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania memastikan penyelenggaraan haji pada 2026 ini tidak akan terdampak oleh situasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, setelah pihaknya meninjau langsung persiapan untuk rangkaian ibadah umat Muslim itu di Makkah, Arab Saudi,” tulis keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Rabu (8/4/2026).

Dengan adanya jaminan keamanan ini, masyarakat diimbau untuk tidak merasa risau. Fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima saat hari keberangkatan tiba. Sektor transportasi udara pun dipastikan sudah siap siaga tanpa kendala jalur penerbangan.

“Maskapai yang akan mengangkut jemaah haji Indonesia, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, juga memberikan jaminan bahwa penerbangan bagi jemaah haji Indonesia berada dalam kondisi aman,” kata Dini dalam keterangan tertulisnya tersebut. Ia menambahkan bahwa kunjungan langsung pada awal April ini dilakukan guna memastikan setiap detail layanan mulai dari katering hingga penginapan sudah sesuai standar.

Dari hasil tinjauan lapangan, persiapan teknis menunjukkan progres yang sangat positif. Layanan katering dan hotel bagi para tamu Allah ini sudah mencapai 90 persen. Bahkan, untuk urusan administratif seperti visa dan kesiapan bus angkutan, progresnya sudah rampung 100 persen. Sementara itu, untuk area Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pengerjaan terus dikebut dan sudah menyentuh angka 50 persen.

“Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia,” pungkas Dini. Dengan kepastian dari pihak DPR ini, diharapkan seluruh calon jemaah dapat beribadah dengan khusyuk tanpa harus terganggu oleh isu stabilitas geopolitik di luar sana. (Sen)

Share it:

Baca Juga