Dokter Tifa Sebut Rehat dari Urusan Kasus Ijazah Jokowi di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Dokter Tifa (Instagram: @tifauziatyassuma)

Seantero.id, JAKARTA – Pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau yang biasa disapa dokter Tifa. Menyatakan rehat sementara dalam perdebatan kasus ijazah Joko Widodo (Jokowi).

Dokter Tifa mengaku rehat sementara terlibat perdebatan dalam kasus ijazah Jokowi di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan agar dapat fokus menjalani ibadah di hari-hari terakhir bulan Ramadhan tahun ini.

Meskipun demikian ia mengaku masih tetap mengukuti perkembangan terkait kasus ijazah Jokowi yang diduga palsu tersebut.

“Beberapa hari ini saya memilih menarik sejenak dari berbagai urusan. Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, saya ingin memusatkan diri pada ibadah,” ungkapnya dalam akun Facebooknya, 17 Maret 2026.

Dokter Tifa pun menyebut telah mengetahui kabar rekannya yang juga merupakan ahli digital forensik, Rismon Sianipar. Yang telah mengajukan permohonan restorative justice.

“Dalam keheningan itu saya tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di luar termasuk kabar tentang Rismon Hasiolan Sianipar yang mengajukan restorative justice,” ucapnya.

Dokter Tifa mengatakan bahwa ia mencermati hal tersebut dari jarak yang tenang.

Diketahui, Permohonan restorative justice tersebut diajukan Rismon pasca melakukan penelitian lebih mendalam selama dua bulan hingga dirinya mengakui ijazah Jokowi adalah asli, tidak seperti yang ia sangkakan sebelumnya.

Pengakuan Rismon mengakui keaslian ijazah mantan Presiden RI ke-7 tersebut disampaikannya dalam sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube Balige Academy, pada tanggal 11 Maret 2026.

Berubahnya haluan Rismon hingga diajukannya permohonan restorstive justice sangat disayangkan dokter Tifa.

“Terus terang saya menyesalkan langkah tersebut, saya tidak berada pada posisi yang sama dengannya,” tegasnya.

Sebelumnya, dokter Tifa, Roy Suryo, dan Rismon Sianipar telah tercatat sebagai tersangka dalam klaster yang sama dalam kasus ijazah Jokowi, dalam beberapa pertemuan mereka pernah kompak mempertanyakan dokumen milik mantan Presiden RI ke-7 tersebut.(Dd)

Share it:

Baca Juga