Seantero.id, IKN – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono memastikan SMA Taruna Nusantara di kawasan Ibu Kota Nusantara siap beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.
Kepastian tersebut disampaikan usai Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, beberapa waktu lalu. Basuki mengungkapkan progres pembangunan sekolah saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
“Kalau sesuai rencana, tahun ajaran ini sudah mulai. Progresnya sudah 90 persen,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, persiapan operasional tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, baik siswa maupun tenaga pengajar. Sejumlah siswa disebut telah dipersiapkan di lokasi sementara seperti Cimahi dan Malang.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti hunian guru juga telah disiapkan dengan memanfaatkan rumah susun yang tersedia di kawasan IKN. Seluruh tahapan kini terus dikebut agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan optimal sejak awal pembukaan.
Tak hanya SMA Taruna Nusantara, beberapa institusi pendidikan lain juga disiapkan untuk beroperasi di IKN. Di antaranya Sekolah Garuda dan Sekolah Terpadu Kementerian Agama yang akan melengkapi pilihan pendidikan berbasis kurikulum nasional.
Sementara itu, sejumlah lembaga pendidikan lain juga telah memasuki tahap awal pembangunan, seperti Nusantara Intercultural School, Australian Independent School, Al-Azhar Summarecon, serta Sekolah Bina Bangsa.
Dengan kehadiran berbagai institusi tersebut, pemerintah berharap IKN dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di ibu kota baru. (Bey)









