Seantero.id, JAKARTA – Sosok Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, rupanya sudah mulai memetakan langkah politik jangka panjangnya. Meski pesta demokrasi lima tahunan masih cukup lama, Bahlil dipastikan akan terjun langsung dalam bursa calon legislatif (Caleg) untuk memperebutkan kursi di DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Kepastian mengenai arah politik sang pucuk pimpinan partai beringin ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi besar partai untuk memperkuat keterwakilan daerah di tingkat nasional, sekaligus memperkokoh basis suara Golkar di wilayah timur Indonesia. Pengumuman ini menjadi sinyal bahwa Bahlil ingin memberikan kontribusi lebih nyata melalui jalur parlemen.
Pernyataan resmi ini dilontarkan Sarmuji saat ditemui awak media di area Senayan. “Kalau untuk apakah ada dari Golkar yang mau didorong? Ya, Ketua Umum kami mau nyaleg, sudah men-declare-kan bahwa beliau akan menjadi caleg untuk 2029,” ujar Sekjen Partai Golkar, Sarmuji di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Kamis (12/2/2026).
Menariknya, daerah pemilihan yang dipilih bukanlah tempat kelahirannya, melainkan wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan hidupnya. Bahlil dipastikan akan maju sebagai Caleg Papua. Keputusan tersebut diambil karena ia merasa memiliki ikatan emosional dan tanggung jawab moral yang besar terhadap masyarakat di Bumi Cendrawasih, tempat di mana ia ditempa menjadi seorang pemimpin.
Sarmuji menjelaskan bahwa faktor historis menjadi alasan utama di balik pemilihan daerah tersebut. “Dapil Papua. Karena kan Pak Bahlil kan dibesarkan di Papua ya. Kalau kelahirannya di Banda, tapi dibesarkan, besar di Papua beliau,” jelas Sarmuji kepada jurnalis pada kesempatan yang sama di Jakarta.
Bagi publik, sosok Bahlil memang sangat identik dengan Papua. Sebelum menduduki kursi menteri dan pimpinan partai, ia merintis karier dari nol di sana, mulai dari menjadi aktivis mahasiswa hingga sukses sebagai pengusaha lokal. Pencalonannya sebagai Caleg Papua pada 2029 diharapkan mampu membawa aspirasi masyarakat Papua dengan lebih berbobot di Senayan, mengingat kapasitas dan pengalamannya di level eksekutif selama ini.
Langkah berani ini menunjukkan komitmen Bahlil untuk kembali ke akar dan mengabdi pada daerah yang telah membesarkannya. Dengan dukungan penuh dari mesin partai, kontestasi politik di tanah Papua pada periode mendatang diprediksi akan semakin dinamis dengan kehadiran figur nasional sekelas Bahlil Lahadalia. (Sen)









