Arus Mudik Memuncak, Pelni Denpasar Berangkatkan Ratusan Penumpang ke NTB Gunakan Tiga Kapal Utama

KM Awu di Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali. (Dok. PT Pelni Denpasar)

Seantero.id, DENPASAR – Suasana di Pelabuhan Benoa, Bali, tampak mulai dipadati oleh masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Denpasar melaporkan bahwa lonjakan penumpang telah terjadi menjelang perayaan besar keagamaan tahun ini. Fokus utama pemberangkatan kali ini adalah para pemudik yang menuju wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), baik ke Pelabuhan Lembar maupun Bima.

Tercatat sebanyak 946 pemudik telah bertolak dari Bali pada Selasa ini. Jumlah tersebut didominasi oleh warga yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman lebih awal. Demi memastikan semua calon penumpang terangkut dengan nyaman, operasional angkutan Lebaran di Pelabuhan Benoa tahun ini dilayani oleh tiga kapal andalan milik Pelni, yaitu KM Awu, KM Binaiya, dan KM Tilongkabila.

Langkah antisipasi juga telah dilakukan oleh pihak manajemen untuk menghadapi lonjakan jumlah warga. Tiga kapal tersebut sebenarnya memiliki kapasitas normal sekitar 1.000 orang, namun khusus pada momentum mudik Lebaran 2026 ini, kapasitasnya telah ditingkatkan menjadi 1.500 penumpang per kapal. Peningkatan ini dilakukan agar daya tampung tetap memadai dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Kepala Pelni Denpasar, Arfah Yusuf, menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan kali ini merupakan momen krusial bagi para pemudik. “Itu merupakan trip arus mudik terakhir sebelum Nyepi dan Idul Fitri,” kata Arfah Yusuf di Denpasar, Bali, pada Selasa (17/3/2026). Ia juga menambahkan mengenai prediksi pergerakan penumpang ke depan. “Kami perkirakan masih ada arus balik pada 1 April namun tidak signifikan,” imbuhnya.

Pada pemberangkatan H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah ini, para pemudik diangkut menggunakan KM Tilongkabila yang mulai berlayar sejak pukul 06.00 WITA. Kapal ini dijadwalkan singgah terlebih dahulu di Lembar sebelum melanjutkan perjalanan ke arah timur. Data menunjukkan bahwa mayoritas penumpang, yakni sekitar 500 orang, bertujuan akhir ke Bima, NTB.

Dengan koordinasi yang matang, diharapkan seluruh proses mudik jalur laut tahun ini bisa berjalan aman dan lancar. Pihak Pelni Denpasar terus mengimbau agar para calon penumpang selalu memperhatikan jadwal keberangkatan terbaru melalui kanal resmi agar tidak tertinggal jadwal pelayaran. (Sen)

Share it:

Baca Juga