Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Kakorlantas Sebut Angka Kecelakaan dan Fatalitas Menurun Drastis

Ilustrasi arus balik (ilustrasi)

Seantero.id, BEKASI – Pelaksanaan pengamanan jalur mudik dan arus balik pada momen Lebaran 2026 dinilai sukses besar. Pihak kepolisian melaporkan bahwa situasi di berbagai ruas jalan utama tetap terjaga dengan baik, baik dari sisi keamanan masyarakat maupun kelancaran lalu lintas. Kesuksesan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh personel yang bersiaga di lapangan serta kepatuhan para pengendara selama di perjalanan.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian tahun ini. Berdasarkan data evaluasi, tren keselamatan berkendara menunjukkan grafik yang sangat positif. Hal ini membuktikan bahwa skema rekayasa lalu lintas dan pengawasan ketat yang diterapkan sejak awal bulan Maret membuahkan hasil yang nyata bagi keselamatan publik.

Dalam keterangannya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2026 terkendali dari aspek pemeliharaan keamanan dan ketertiban (harkamtibmas) dan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Hal tersebut disampaikan oleh Agus di JTMC Jasa Marga, Tol Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (30/3/2026) dini hari.

Ia menjelaskan bahwa dari aspek harkamtibmas, tidak ada peristiwa yang menonjol selama masa operasi berlangsung. Sementara itu, dari aspek kamseltibcarlantas, jumlah fatalitas korban meninggal dunia turun sebesar 30 persen. “Demikian juga jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi Ketupat ditambah KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan), peristiwanya turun 7 persen,” katanya menambahkan.

Capaian positif ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara kepolisian dengan berbagai instansi terkait. “Ini bagian daripada hasil kolaborasi dan kerja kita sama-sama agar supaya sesuai dengan tagline Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Operasi Ketupat itu adalah ‘Mudik Aman, Balik Aman, Keluarga Bahagia’” ujar dia.

Adapun Polri telah resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai dari Jumat (13/3) hingga Rabu (25/3). Meski operasi utama telah berakhir, Polri tetap melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk mengawal sisa arus balik. Dengan demikian, para personel masih berada di lapangan untuk mengantisipasi situasi harkamtibmas, termasuk mengamankan puncak arus balik kedua yang sempat berlangsung pada 28-29 Maret 2026 kemarin. (Sen)

Share it:

Baca Juga